Kerabat dan tetangga mengiringi jasad korban yang sebelumnya sempat disalati di Masjid Al-Ishlah Sukabumi yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah duka. Terlihat hadir ibunda korban, Mariah (78),
Usai disalati, korban kemudian dibawa ke kompleks pemakaman umum. Sejak kemarin malam, keluarga besar almarhum Firman berkumpul di rumah duka lantaran mendapat informasi bahwa jenazah akan diantar. Namun informasi berubah, jasad Firman baru diberangkatkan pukul 05.00 WIB pagi tadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban dimakamkan di dekat ayahnya, karena semasa hidup korban memang dikenal dekat dengan ayahnya. Kalau bicara kebaikan, almarhum itu dikenal santun kepada keluarga dan tetangga juga memiliki sifat yang dermawan," sambung dia.
Suasana pemakaman Firmansyah Akbar (43). (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom) |
Sebelumnya, Firmansyah dikabarkan menjadi salah satu korban Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10). Keluarga sempat tidak percaya Firman adalah salah satu penumpang di pesawat tersebut. Namun informasi itu dikuatkan istri korban Desi Zulia yang tinggal di Karawaci, Tangerang.
"Di grup keluarga ramai bahas jatuhnya pesawat, semua keluarga kaget. Ibunda Firman, Ai Mariah langsung bilang ke saya Yul coba cari tahu apakah ada Firman di pesawat itu, akhirnya kami dapat kepastian kalau Firman ada di pesawat itu dari istrinya," tutur Yuli kepada awak media di kediaman orang tua korban, Kampung Nagraj Kaler, Desa Nagrak, Kecamatan Cisaat, Sukabumi, Selasa (30/10).
Saksikan juga video 'Proses Penyerahan Jenazah Lion Air Diselimuti Duka':
(sya/bbn)












































Suasana pemakaman Firmansyah Akbar (43). (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)