detikNews
Senin 05 November 2018, 21:39 WIB

Batu Timpa Warung, Area Sanghyang Heuleut di KBB Ditutup

Rachmadi Rasyad - detikNews
Batu Timpa Warung, Area Sanghyang Heuleut di KBB Ditutup Longsoran batu besar timpa warung di objek wisata Sanghyang Heuleut, Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Facebook akun Mamahhnya Dwi Rahayu)
Bandung Barat - Objek wisata Sanghyang Heuleut di Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, ditutup lantaran terjadi longsor. Longsoran berupa batu besar menimpa warung di area tersebut.

Insiden longsor berlangsung Sabtu (4/11). "Iya, benar ada longsor," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bandung Barat Dicky Maulana saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (5/11/2018).

Dicky menyebut material longsor menimpa sebuah warung milik pedagang yang berjualan di sana. Dia menjelaskan tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu.

Guna kepentingan keselamatan jiwa dan mewaspadai longsor susulan, area di tempat rekreasi tersebut sementara waktu ditutup. "Batu menimpa warung. Sementara objek wisatanya ditutup," ucapnya.

Sejak memasuki musim hujan, menurut Dicky, sejumlah longsor terjadi di KBB. "Sampai November ada 19 kejadian," ujar Dicky.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung Barat Agus Rudianto mengungkapkan bahwa 15 kecamatan di Kabupaten Bandung Barat rawan bencana longsor.

"Hampir semua (kecamatan), kecuali Batujajar. Gunung Halu paling banyak zona merah longsornya," kata Agus, beberapa waktu lalu.

Dia mengimbau masyarakat yang tinggal di zona rawan dan tidak agar tetap waspada dalam menghadapi musim hujan. "Ya, selalu berhati-hati siap siaga menghadapi musim hujan. Tetap tenang dan tidak panik. Berkoordinasi dan melaporkan apabila ada potensi banjir atau longsor," tutur Agus.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com