DetikNews
Jumat 19 Oktober 2018, 16:19 WIB

Deddy Mizwar Angkat Bicara Polemik Pembangunan Meikarta

Mochamad Solehudin - detikNews
Deddy Mizwar Angkat Bicara Polemik Pembangunan Meikarta Foto: Rachman Haryanto
Bandung - Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar angkat bicara mengenai kasus suap proyek Meikarta yang menyeret nama Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin. Saat menjabat, Deddy merupakan pejabat yang cukup keras meminta pengembang mematuhi aturan.

Bahkan pada Agustus 2017 lalu, dia sempat meminta Lippo Group untuk menghentikan sementara proyek pembangunan karena belum mendapatkan rekomendasi. Pemprov Jabar saat itu hanya memberikan rekomendasi izin 84,6 hektar untuk lahan pembangunan mega proyek tersebut.

Keputusan untuk menghentikan sementara proyek tersebut, mendapat reaksi dari berbagai pihak. Termasuk dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang sempat hadir dalam peresmian pemasangan topping off atau atap bangunan, menyebut izin Meikarta tidak ada masalah.

Baca juga: Deddy Mizwar Minta Proyek Meikarta Disetop

Tidak hanya Luhut, Ketua MPR Zulkifli Hasan juga menyebut proyek Meikarta tidak ada masalah dari sisi perizinan. Namun Demiz sapaan akrab Deddy Mizwar tetap bersikeras hanya membahas rekomendasi pembangunan lahan seluas 84,6 hektar.

"Itu kan sudah selesai, di masa kita enggak ada apa-apa. Itu 84,6 hektar kan, setelah itu (keluar) ya sudah urusan kabupaten soal Amdal, IMB dan lain-lain," kata Demiz, saat dihubungi, Jumat (19/10/2018).

Demiz juga mengaku, saat itu telah melaporkan masalah proyek Meikarta ini kepada Presiden Joko Widodo saat menghadiri peresmian Program Perhutanan Sosial,di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, 1 November 2017 lalu. Karena kala itu, sebut dia, telah banyak pejabat yang memberi pernyataan terkait pembangunan proyek tersebut.

"Saya bilang sama Pak Jokowi, pak ini menteri-menteri dan pejabat-pejabat sudah main bola liar nih. Agar bisa tahu dari dua belah pihak informasinya. Sehingga saya perlu informasikan ke bapak, saya enggak mau nanti di media kita jadi orang bersebrangan, bersahutan saya enggak mau. Mending ngomong langsung saja ke Pak Jokowi," ucap dia.

Baca juga: Deddy Mizwar: Lahan untuk Meikarta Hanya 84 Ha, Tak Bisa Ditambah

Dia juga menyebut, bila toping off yang dilakukan Lippo Grup pada 29 Oktober 2017 lalu bukan bagian dari pembangunan Meikarta. Namun pembangunan kawasan CBD Orange County.

"Toping off itu kan bukan Meikarta, tapi Orange County. Belum ada kontruksi satu centipun di Meikarta karena belum ada rekomendasi dan izin, enggak boleh ngebangun. Kita, kalau dibangun kita bongkar (saat itu)," ujarnya.



Tonton juga video 'Bupati Bekasi dan Direktur Lippo Jadi Tersangka Suap Meikarta'

[Gambas:Video 20detik]


(mso/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed