DetikNews
Rabu 17 Oktober 2018, 12:29 WIB

KPU Tasikmalaya Buka 351 Posko Pengaduan yang Belum Masuk DPT

Deden Rahadian - detikNews
KPU Tasikmalaya Buka 351 Posko Pengaduan yang Belum Masuk DPT Posko pengaduan gerakan melindungi hak pilih (Foto: Deden Rahadian)
Tasikmalaya - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya mulai membuka 351 posko pengaduan Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP). Warga bisa mendatangi posko pengaduan tersebut.

Posko pengaduan GMHP yang mulai dibuka hari Rabu (17/10/2018) tersebar di setiap desa hingga bisa diakses seluruh warga secara online.

"Kita buka 351 posko aduan GMHP di setiap desa, masyarakat bisa cek namanya masuk DPT (Daftar Pemilih Tetap) atau belum" kata Ketua KPUD Kabupaten Tasikmalaya Zam Zam Zamaludin di kantornya.

Resmi dibuka pagi ini, KPUD Kabupaten Tasikmalaya langsung menerima puluhan aduan dari warga yang belum terdaftar dalam DPT Pileg dan Pilpres 2019. KPU akan melakukan pengecekan ulang DPT.

"Sudah masuk ada 45 pengaduan itu sudah masuk ke posko masing masing, kita akan kroscek hingga koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil," ungkap dia.

Warga bisa memastikan namanya tercantum dalam daftar pemilih tetap melalui aplikasi serta situs KPU RI. warga cukup menuliskan nomor induk kependudukan untuk pastikan namanya tercatat. Bika masuk dalam DPT, nama warga, alamat hingga tempat pemungutan suara akan ditampilkan.

"Alhamdulillah tadi di cek nama saya muncul, akses internetnya cepat," ujar Irpan Wahab warga Singaparna.

Posko pengaduan GMHP ini akan dibuka hingga tanggal 28 Oktober 2018. Diharapkan gerakan ini bisa meminimalisir pemilih tidak terdaftar dalam dpt hingga tetap bisa memberikan hak pilihnya di Pileg dan Pilpres 2019.


Saksikan juga video 'KPU Dirikan 69 RIbu Posko Atasi Masalah DPT':

[Gambas:Video 20detik]


(mud/mud)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed