Beben berprofesi sebagai bandar sapi dan jagal. Selagi terlibat cekcok, pelaku menikam perut Enang, warga Kampung Bunut, RT 002 RW 007, Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Insiden maut tersebut berlangsung di sebuah gang, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, Kamis (11/10). "Jadi pelaku ini memang membawa senjata tajam tersebut di tas kaneron (anyaman bambu). Profesinya memang jual beli sapi dan jagal," kata Kasatreskrim Polres Sukabumi AKP Yadi Kusyadi kepada detikcom, Senin (15/10/2018).
Beben mengaku kesal lantaran dibohongi Enang soal jual beli dua ekor sapi. Perselisihan tersebut berujung keributan. Amarahnya tak terkendali saat leher dipiting korban. Beben langsung melayangkan pisau ke perut Enang.
"Pelaku mengaku gelap mata, sampai akhirnya mengeluarkan pisau dari dalam tas selempang kaneron miliknya. Dia menikam korban. Pelaku melarikan diri, sementara korban sempat berjalan sejauh beberapa meter sampai akhirnya ambruk dan tewas," tutur Yadi.
Tubuh korban ditemukan warga tergeletak bersimbah darah. "Pisau dan barang bukti sudah kita amankan, pelaku masih kita mintai keterangan," ucap Yadi.











































