Pemerintah Tak Punya Data Lansia Berstatus Mampu dan Miskin

Pemerintah Tak Punya Data Lansia Berstatus Mampu dan Miskin

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 09 Okt 2018 13:39 WIB
Pemerintah Tak Punya Data Lansia Berstatus Mampu dan Miskin
Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kemensos Andi Hanindito (Foto: Syahdan Alamsyah)
Sukabumi - Ditjen Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kemensos Andi Hanindit mengaku belum memiliki data faktual terkait keberadaan lansia mampu dan kurang mampu. Saat ini berdasar data yang dimiliki ada sebanyak 28 juta lansia yang tinggal dan hidup di Indonesia.

Dari jumlah itu, 2 juta diantaranya diketahui berstatus Bedriden atau tinggal, tidur, makan dan ganti pakaian di tempat tidur.

"Info jumlahnya (lansia) 28 juta orang, data itu dari berbagai sumber dan masih ditelusuri. Dari jumlah itu 2 juta yang berstatus Bedridden, makan disitu, tidur disitu, pakai baju di situ. Ada dua indikator yang belum diketahui sampai hari ini yaitu (Lansia) yang (berstatus) mampu dan tidak mampu," kata Andi sosialisasi rancangan perubahan UU No 13 Tahun 1998 Tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, di Sukabumi, Selasa (9/10/2018).

Andi mengungkapkan pihaknya sudah diingatkan oleh Desi Ratnasari anggota Komisi VIII DPR-RI terkait hal itu. Untuk solusi pihaknya akan melakukan pendataan ulang di wilayah Barat, Timur dan Tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Melalui Dinas Sosial Propinsi masing-masing kita akan mencari basic datanya sehingga data berapa lansia yang telantar, mampu dan kurang mampu bisa kita peroleh,"

Dia menjelaskan dasar data itu nantinya akan mempermudah pihak Kemensos melakukan penanganan-penanganan yang dibutuhkan dalam merehabilitasi para lansia tersebut.

"Kalau yang Bedridden tidak bisa menjadi acuan, kalau mereka dirawat oleh keluarganya artinya kan tidak telantar. Kalau sudah ditinggal dan tidak diurus baru kita selaku pemerintah yang turun tangan, penanganan apa yang diperlukan," ujar Andi




Tonton juga 'Anies Ingin Pemprov DKI Berikan Fasilitas Para Lansia':

[Gambas:Video 20detik]

(sya/mud)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads