Aksi ini merupakan lanjutan, setelah sebelumnya ribuan buruh pabrik garmen PT Iljin Sun Purwakarta mogok kerja selama beberapa hari terakhir.
Mogok kerja dan aksi demo oleh sekitar 1.400 karyawan perusahaan asal Korea tersebut. Mereka mendesak agar gajinya segera dibayarkan sepenuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harapannya ada solusi dari pihak yudikatif (DPRD) maupun dari pemerintah setempat untuk penyelesaian masalah yang telah berbulan-bulan ini," kata Sinyo disela kegiatan aksi.
Selain itu, ia juga berharap suara dari para buruh yang terzolimi dan terlantarkan ini bisa direspon baik oleh berbagai pihak.
Sebab, kata dia, ribuan karyawan pabrik garmen yang terletak di Bungursari, Purwakarta itu selama belasan bulan tidak digaji secara penuh.
"Khusunya kami ingin upah tiga bulan kami dibayarkan secara penuh oleh pihak perusahaan. Bulan Juli dan Agustus hanya dibayar Rp 1 juta, lalu September Rp 750 Ribu. Padahal gaji kami jika sesuai UMK itu sebesar Rp 2.7 Juta per bulan. Itu janji mereka pada saat aksi pertama kami pada bulan Juli 2018," ucap dia.
Pada aksi demo yang digelar sekitar pukul 10.00 WIB itu, perwakilan karyawan sebanyak 50 orang dipersilahkan masuk ke dalam gedung DPRD untuk audiensi.
Audiensi yang digelar di ruang rapat dewan itu dihadiri pula oleh perwakilan anggota komisi IV DPRD Purwakarta, Pemda Purwakarta, Disnaker dan perusahaan PT Il Jin Sun.
Saksikan juga video 'Selain Tuntut UMP Layak, Buruh Juga Minta Turunkan Harga Listrik':
(mud/mud)











































