DetikNews
Senin 01 Oktober 2018, 16:48 WIB

Dishub Rekayasa 4 Jalur Biang Macet di Kota Bandung

Tri Ispranoto - detikNews
Dishub Rekayasa 4 Jalur Biang Macet di Kota Bandung Ruang ATCS Dishub Kota Bandung. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Bandung - Dishub Kota Bandung akan merekayasa terhadap empat jalur lalu lintas. Empat jalur tersebut direkayasa karena menjadi salah satu biang kemacetan di Kota Bandung.

Kadishub Kota Bandung Didi Ruswandi mengatakan empat jalur tersebut terdiri Jalan Abdul Rahman Saleh-Jalan Supadio, Jalan Setiabudi (Rumah Mode), Jalan Natuna-Jalan Sunda dan Jalan Dr Rum.

"Di empat jalur itu terdapat banyak sendatan yang akan kita uraikan," ujar Didi kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Senin (1/10/2018).

Untuk Jalan Abdul Rahman Saleh-Supadio dilakukan rekayasa berupa penutupan sebagian jalan menjadi satu arah dekat rel kereta api. Sementara untuk Jalan Setiabudi akan diberi pembatas sehingga mulai dari Rumah Mode hingga Jalan Sukawangi kendaraan tidak bisa putar arah.

Kadishub Kota Bandung Didi RuswandiKadishub Kota Bandung Didi Ruswandi (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Untuk Natuna-Sunda akan diberlakukan satu lajur dari arah Jalan Natuna menuju Jalan Sunda untuk menghindari penumpukan kendaraan di rel kereta api. Terakhir, rekayasa Jalan Dr Rum pun akan diberlakukan satu arah dari Hotel Imperium menuju Mal Istana Plaza.

"Kalau tadi lihat simulasi pakai aplikasi Vissim terlihat perubahan yang sangat baik. Dan besok bersama wakil wali kota (Yana Mulyana) akan turun langsung meninjau empat lokasi yang direkayasa," ucapnya.

Menurut Didi, setelah besok meninjau langsung ke lapangan, maka akan segera dilakukan uji coba dan sosialisasi selama satu minggu untuk nantinya diterapkan secara permanen.

Selepas empat jalur tersebut selesai direkayasa, Didi menjelaskan, pihaknya akan melaksanakan kajian terhadap jalan lain. Salah satu yang memungkinkan ialah simpang Jalan Pramuka-Jalan Aceh.

"Paling gampang itu Jalan Pramuka. Hanya jalan yang dekat ke Jalan Aceh agak sempit, maka kita coba bagaimana tidak ada pertemuan arus kendaraan di situ. Tapi itu nanti setelah empat (jalur) ini," tutur Didi.
(tro/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed