Napi Selundupkan 40 Paket Sabu, Kalapas Jelekong: Belum Beredar

Wisma Putra - detikNews
Senin, 01 Okt 2018 11:57 WIB
Kalapas Jelekong dan Kapolres Bandung (Foto: Wisma Putra)
Bandung - 40 paket sabu berhasil diselundupkan ke Lapas Narkoba Jelekong Bandung. Kalapas Jelekong Gungun Gunawan memastikan barang haram itu belum beredar dan berhasil diamankan petugas

"Kami mendapatkan suatu informasi (sabu) lolos ke dalam. Kami langsung bergerak, syukur alhamdulillah belum sempat beredar ini barang, bahkan belum sampai ke pemesannya," kata Gungun di Mapolres Bandung, Senin (1/10/2018).

Gungun mengungkapkan mendapati warga binaannya menyelundupkan sabu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satuan Narkoba Polres Bandung untuk dilakukan penyelidikan dan pengembangan.

"Kami tidak akan lelah memerangi narkoba," imbuh dia

Puluhan paket sabu itu diamankan petugas lapas dari tiga orang napi bernama Soni Erlangga (20), Ari Riansyah (21) dan Juandi (40) pada Minggu (23/9) lalu.

"Pihaknya mengindikasi barang haram itu diselundupkan oleh kerabat yang membesuk. Indikasi ada dari pembesuk, nanti didalami lagi oleh Pak Kapolres," ungkap dia.


Diakuinya lapas masih menjadi sasaran empuk untuk peredaran narkoba.

"Pasti, kalau menurut saya mereka berhenti begitu saja. Tapi kami tidak boleh lengah, karena semua orang yang masuk LP apalagi kasus narkoba tidak mungkin pengen langsung tobat. Kami pastikan tidak ada pesta narkoba di dalam lapas," jelasnya.

Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan mengatakan napi-napi tersebut sedang menjalani masa hukuman penjara dengan kasus narkotika. Dengan adanya kasus ini, napi tersebut akan mendapat hukuman tambahan.

"Dari keterangan tersangka mereka akan mengedarkan (sabu) di dalam lapas. Namun pihak lapas juga sudah mengantisipasi dengan sangat bagus. Mereka menggelar razia-razia dan menindaklanjuti setiap adanya informasi adanya peredaran narkoba di lapas," katanya.

Barang bukti 40 paket sabu (foto: Wisma Putra)

Hingga saat ini pihak kepolisian masih mendalami kasus peredaran sabu di dalam lapas tersebut. Dari mana asal barang tersebut dan apakah ada jaringan di dalam lapas atau tidak.

"Jaringan masih kami dalami, dari mana asal barang ini dan bagaimana bisa masuk ke dalam lapas. Ada DPO dan masih pendalaman penyidik," ujar Indra



Saksikan juga video 'BNN Ungkap 2 Kasus Jaringan Narkoba Dalam Lapas':

[Gambas:Video 20detik]

(mud/mud)