Macan Tutul yang Tertangkap Warga Ciamis, Segera Dilepasliarkan

Macan Tutul yang Tertangkap Warga Ciamis, Segera Dilepasliarkan

Dadang Hermansyah - detikNews
Sabtu, 29 Sep 2018 11:43 WIB
Macan Tutul yang Tertangkap Warga Ciamis, Segera Dilepasliarkan
Macan tutul yang ditangkap warga Ciamis (Foto: Dadang Hermansyah)
Ciamis - Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Ciamis berhasil mengevakuasi macan tutul yang diterperangkap warga. Macan tutul itu tengah direhabilitasi sebelum nantinya dilepasliarkan.

Seekor macan tutul ini tertangkap perangkap warga, lantaran turun gunung hingga ke permukiman warga Dusun Cikupa, Desa Cikupa, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat pada Jumat (28/9/2018).

Macan tersebut sempat meneror warga setempat selama tiga bulan terakhir. Hewan buas ini kerap memangsa ternak milik warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penangkapan macan tutul ini sempat membuat geger warga dari luar desa. Mereka yang penasaran berdatangan untuk melihat secara langsung dan mengabadikannya melalui kamera ponsel.

"Kita masih diskusi dengan dokter hewan, mudah-mudahan tidak perlu adanya rehabilitasi. Karena macan tutul ini kondisi fisiknya masih sangat sehat dan aktif," ujar Kepala Bidang KSDA Wilayah III Ciamis Himawan Sasongko Sabtu (29/9/2018).


Menurutnya saat ini tinggal menentukan lokasi yang cocok untuk menjadi tempat pelepasliaran macan tutul tersebut. Sehingga hewan buas itu tidak lagi turun ke permukiman warga.

"Karena macan tutul ini menurut data di sebagian timur gunung sawal ternyata sudah cukup padat. Sekarang kita menggali data bagaimana di sebelah baratnya. Ada beberapa data yang menunjukan di sebelah barat gunung sawal juga ada tapi kebanyakan betina," jelas Himawan.

Himawan menargetkan secepatnya satu sampai dua hari ini bisa memutuskan lokasi pelepasliaran macan tutul ini. Supaya segera dilakukan pelepasliaran, supaya kondisi macan tetap sehat.

"Kondisi fisiknya sekarang sehat, namun sedikit stres. Tapi untuk alat survival nya masih tinggi jadi sangat bisa untuk dilepasliarkan," ungkap Himawan.

Diketahui, kronologi penangkapan macam tutul ini, pada kamis malam (27/9/2018), warga mendapati dua ekor anjing yang dirante di sebuah kebun telah mati setelah digigit oleh macan. Kemudian warga membawa perangkap berupa kandang anjing yang ukuran besar, terbuat dari besi, lalu memasukan bangkai anjing itu ke dalam perangkap.


Simak Juga 'Detik-detik Penangkapan Macan Tutul di Kolong Rumah Warga':

[Gambas:Video 20detik]

(mud/mud)


Berita Terkait