DetikNews
Kamis 20 September 2018, 15:47 WIB

Beda Dukungan di Pilpres, Bupati dan Wabup KBB Tegaskan Tetap Akur

Mochamad Solehudin - detikNews
Beda Dukungan di Pilpres, Bupati dan Wabup KBB Tegaskan Tetap Akur Foto: Mochamad Solehudin
Bandung - Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) Aa Umbara-Hengky Kurniawan memiliki jagoan berbeda di Pilpres 2019 mendatang. Namun keduanya berkomitmen tetap akur dalam memimpin KBB selama lima tahun ke depan.

Aa Umbara dan Hengky, maju di Pilbup KBB diusung koalisi partai NasDem, PKS, PAN, Demokrat dan PKPI. Dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut, keduanya berhasil ke luar sebagai pemenang mengalahkan para pesaingnya.

Untuk di Pilpres 2019 nanti, keduanya memiliki arah politik berbeda. Aa Umbara dengan tegas akan mendukung pasangan Jokowi Dodo-Ma'ruf Amin. Sementara wakilnya Hengky Kurniawan akan mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Pilpres kita sudah komitmen, Pak Wakil (Hengky) di Prabowo, saya di Jokowi," kata Aa saat ditemui usai pelantikan di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (20/9/2018).



Dia juga mengaku sudah bertemu dengan koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin membahas strategi pemenangan. Dia bahkan telah ditunjuk sebagai ketua tim pengarah koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin di KBB.

Tapi dengan tegas, dia menyatakan perbedaan dukungannya tersebut tidak akan berpengaruh terhadap keharmonisan pemerintahan. Dia dan wakilnya akan tetap solid membangun KBB ke depan.

"Enggak akan pengaruh (terhadap keharmonisan). Saya sudah rapat dengan koalisi dan memang saya sudah ditunjuk jadi ketua tim pengarah," katanya.

Hengky Kurniawan juga tidak mempermasalahkan perbedaan dukungan di Pilpres nanti. Pihaknya akan tetap solid bersama-sama Aa Umbara untuk membangun KBB yang lebih baik.

"Akur (rukun) dong (walau berbeda dukungan) Insya Allah," katanya.

Selain itu, dia juga tidak akan masuk dalam struktur tim kampanye pasangan Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres. "Kemarin Mas Sandi sudah statement jadi tidak akan melibatkan kepala daerah jadi tim kampanye. Tapi memberi dukungan secara pribadi boleh, asal tidak mengunakan fasilitas negara," ujarnya.

"Sebagai kader Demokrat, sebagai ketua MPC (Majelis Pertimbangan Cabang Demokrat KBB), saya akan maksimalkan suara Prabowo-Sandi di sini," katanya.




Tonton juga '31 Kepala Daerah Jatim Jadi Timses Jokowi, KPU: Nggak Dilarang!':

[Gambas:Video 20detik]


(mso/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed