DetikNews
Senin 17 September 2018, 17:28 WIB

PSU Pilwalkot Cirebon di 24 TPS, Azis-Eti Optimis Unggul

Sudirman Wamad - detikNews
PSU Pilwalkot Cirebon di 24 TPS, Azis-Eti Optimis Unggul Pemungutan suara ulang (Foto: Sudirman Wamad)
Cirebon - Pasangan calon Wali Kota Cirebon nomor urut dua, Nasrudin Azis-Eti Herawati tetap optimis bisa meraih suara terbanyak dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 24 TPS yang tersebar di empat kecamatan di Kota Cirebon. Pasangan Azis-Eti merupakan peraih suara terbanyak dalam Pilwalkot Cirebon yang dilaksanakan pada Juli lalu.

Pasangan nomor urut dua ini berhasil mengungguli pesaingnya, Bamunas Budiman-Effendi Edo. Azis-Eti berhasil meraih kemenangan dengan raihan 80.496 suara. Sementara, Bamunas-Edo meraih 78.511 suara.

Ketua Tim Kempanye Azis-Eti, Handarujati Kalamullah mengatakan selisih suara yang mencapai 1.985 suara menjadi salah satu modal bagi Azis-Eti untuk menang dalam PSU yang digelar pada Sabtu (22/9/2018) nanti.

"Soal pelaksanaan dan sebagainya sudah disampaikan oleh KPU. Pada prinsipnya kami siap untuk mengikuti segala aturan, kami sangat siap soal PSU ini," ucap Handaru kepada awak media dalam pers rilis yang digelar di kawasan Jalan Kartini Kota Cirebon, Senin (17/9/2018).


Handaru menjelaskan perolehan suara Azis-Eti pada pilwalkot lalu di 24 TPS tersebut berhasil mengungguli pasangan Bamunas-Edo. Azis-Eti menang tipis dari Bamunas-Edo.

"Selisih di 24 TPS itu hanya 120 suara, kami masih unggul. Kalau selisih secara keseluruhan 1.985 suara, artinya kita masih punya deposit suara 1.866 suara. Kami optimis," kata Handaru yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cirebon.

Kendati demikian, lanjut Handaru, pihaknya merasa dirugikan dengan adanya PSU. Terlebih lagi, pasangan yang diusungnya merupakan pemenang pada Pilwalkot Cirebon.

"Kami jelas dirugikan. Tapi ini dinamika. Secara prinsip kami ingin menunjukkan ke masyarakat untuk mengikuti segala aturan yang ada, termasuk soal PSU ini," katanya.

Di tempat yang sama, calon Wakil Wali Kota Cirebon nomor urut dua, Eti Herawati mengaku menerima segala keputusan, termasuk soal PSU. Namun, lanjut dia, yang paling utama adalah bahwa tidak terbuktinya tuduhan tentang penggelembungan suara.

"Kita sudah menang 1.985 suara, tak terbukti adanya pengelembungan suara. Kalau kalah dalam PSU nanti harus legowo, kalau menang harus melakukan yang terbaik buat Kota Cirebon. Saya hanya pesan jaga kondusifitas" ucap Eti yang menjabat sebagai Ketua DPD Nasdem Kota Cirebon.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak Bamunas-Edo menuding adanya dugaan kecurangan pada pelaksanaan Pilwalkot Cirebon. Hingga akhirnya Bamunas-Edo menggugat hasil pilkada ke MK. Hingga akhirnya, MK memutuskan agar KPU menggelar PSU di 24 TPS yang tersebar di empat kecamatan di Kota Cirebon.

Sekadar diketahui, Pilwalkot Cirebon diramaikan dua pasangan calon yakni Bamunas Budiman-Effendi Edo dan Nasrudin Azis-Eti Herawati. Pasangan Bamunas-Edo diusung oleh PDI Perjuangan, Golkar, dan PPP. Sementara itu, pasangan Azis-Eti diusung oleh lima partai, yakni Demokrat, Nasdem, PKB, Hanura, dan PKPI.
(mud/mud)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed