detikNews
Senin 17 September 2018, 11:47 WIB

Guru Honorer Mogok Ngajar, Sejumlah Sekolah di Garut Libur

Hakim Ghani - detikNews
Guru Honorer Mogok Ngajar, Sejumlah Sekolah di Garut Libur Suasana SDN Sukagalih 5 Garut. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Garut - Guru honorer di Kabupaten Garut marah karena disebut guru ilegal oleh Plt Kadisdik Djatjat Darajat. Permasalahan tersebut berbuntut panjang. Hari ini sejumlah sekolah diliburkan karena guru honorer mogok mengajar.


Berdasarkan pantauan detikcom, ada sejumlah sekolah di kawasan Tarogong Kidul yang memilih untuk meliburkan para siswanya. Hal tersebut lantaran para guru honorer sejak Sabtu (15/09/2018) mogok ngajar.

Beberapa sekolah tersebut adalah SDN Sukagalih 5 dan SDN Tarogong 2. Selain itu, SDN Godog 1 dan 2, Kecamatan Karangpawitan juga meliburkan diri.

"Guru honorer pada enggak masuk," ujar salah seorang guru honorer di SDN Sukagalih 5, Yogi Yusuf (37), kepada wartawan di kantornya, Jalan Patriot, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (17/09/2018).


Di SDN Sukagalih 5, ada 13 orang guru honorer. Dari jumlah tersebut, hanya empat orang guru yang masuk. Yogi mengatakan rekan-rekannya kecewa dengan pernyataan Djatjat yang menyebut bahwa mereka guru ilegal.

"Dampak kemarin ini, pernyataan Plt Kadisdik yang menyebut guru honorer ilegal. Kebetulan di sini honorernya banyak. Banyak yang sakit hati juga," ujar Yogi.

Di SDN Sukagalih 5 suasana terlihat sepi. Hanya ada sejumlah guru berstatus PNS yang berada di sekolah. Tak terlihat satu pun siswa yang mengikuti kegiatan belajar. Ruangan kelas di sekolah itu juga tertutup.




Tonton juga 'Berkenalan dengan Pak Maman, 40 Tahun Jadi Guru Honorer':

[Gambas:Video 20detik]


(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com