DetikNews
Jumat 14 September 2018, 16:35 WIB

Sidak PN Bandung, Ombudsman Dapat Info Hakim Pelesiran ke Bali

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Sidak PN Bandung, Ombudsman Dapat Info Hakim Pelesiran ke Bali Gedung PN Bandung. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung - Selain sidak Lapas Sukamiskin, Ombudsman RI melakukan hal serupa di Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Dalam sidak tersebut, Ombudsman menemukan ada hari sidang sepi karena hakim pelesiran ke Bali untuk main tenis.

Hal itu diungkapkan anggota Ombudsman Ninik Rahayu di Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jabar, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (14/9/2018). Sidak ke PN Bandung digelar Ombudsman pada Kamis (13/9), kemarin.

"Waktu kunjungan ke ruang teman-teman media, saya baru tahu sempat ada layanan proses sidang yang agak sepi bahasanya, hari Senin kemarin, karena kebetulan lagi ramai-ramai ke Bali untuk tenis rupanya. Senin kemarin hakim sepi, sidang sepi, layanan juga sepi karena pada ikut lomba tenis," tutur Ninik.

Baca Juga: Ombudsman Ungkap Dugaan Pelanggaran di Sukamiskin, Apa Saja?

Ninik mengatakan informasi itu dia dapat saat mendatangi PN Bandung kemarin. Ninik lantas masuk ke berbagai ruangan di PN Bandung.

"Ke pengadilan ingin melihat bagaimana mendaftar persidangan sesuai atau enggak saya masuk ke ruangan-ruangan, saya dapat informasi bahwa hari Senin sepi karena hakimnya," ucapnya.

Ninik tak dapat mengklarifikasi soal temuan itu. Sebab, pihak PN Bandung, menurut dia, tidak mau menerima kehadiran Ombudsman.

"Karena kebetulan pak ketua enggak bersedia ditemui. Saya enggak bisa langsung bertemu dengan alasan saya enggak bawa surat tugas. Surat tugas saya ada, tapi memang sengaja enggak diberikan," kata Ninik.

Dikonfirmasi secara terpisah, Humas PN Bandung Wasdi Permana membenarkan pada hari Senin itu ketua, wakil ketua dan dua orang hakim PN Bandung pergi ke Bali. Namun, dia membantah kepergian ke Bali menjadi faktor penyebab sepinya sidang di PN Bandung.

"Iya memang ke Bali, hanya pak ketua, wakil dan dua orang hakim. Datang ke Bali untuk menyerahkan sertifikat akreditasi. Tapi sepinya sidang bukan karena ke Bali," ujar Wasdi saat dihubungi.

Respons Kemenkum HAM Jabar soal Ombudsman Sidak Sukamiskin

Wasdi menjelaskan sidang di PN Bandung dibagi menjadi dua kategori. Pada hari Senin dan Rabu, ujarnya, sidang di PN Bandung khusus untuk kasus tindak pidana korupsi dan hubungan industri.

"Tapi yang jelas sidang hari Senin itu enggak banyak karena hanya tipikor yang memang sedikit. Terus sidang PHI (Pengadilan Hubungan Industri), sidangnya bukan di gedung PN ini, tapi di gedung lain (tempatnya) bekas Pengadilan Tinggi di Surapati," tuturnya.

Dia menjelaskan pada Senin itu masih banyak hakim di PN Bandung. Sebagian di PHI, lainnya lagi menyidangkan kasus tipikor di PN Bandung. "Jadi hakim itu sebagian tipikor sebagian PHI. Yang tidak ada jadwal sidang PHI dan tipikor ya tidak sidang. Artinya mereka ada tapi tidak sidang," ucapnya.

"Jadi alasannya (sepi) bukan ke Bali, tapi karena memang jadwal Senin dan Rabu di PN hanya tipikor dan PHI," kata Wasdi menambahkan.
(dir/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed