Mang Oded akan Evaluasi Sekda Kota Bandung

Mang Oded akan Evaluasi Sekda Kota Bandung

Tri Ispranoto - detikNews
Kamis, 13 Sep 2018 20:55 WIB
Mang Oded akan Evaluasi Sekda Kota Bandung
Oded M Danial (Foto: Tri Ispranoto/detikcom).
Bandung - Plt Wali Kota Bandung Oded M Danial akan melakukan evaluasi terkait terpilihnya Benny Bachtiar sebagai Sekda Kota Bandung. Hal itu dilakukan setelah Oded menerima masukan dari Forum Peduli Kota Bandung, Kamis (13/9/2018).

Oded dan forum yang terdiri dari sejumlah elemen, ormas dan LSM ini menggelar pertemuan di Balai Kota Bandung. Mereka membahas mengenai sosok Benny yang bukan berasal dari Kota Bandung.

"Forum meminta Mang Oded dan Kang Yana untuk meninjau kembali. Mereka menyampaikan aspirasi katanya Kota Kandung kota juara, berarti ASN-nya juara-juara, sudah bagus, sudah berkualitas, tetapi kenapa sekarang mengambil dari luar," ujar Oded usai pertemuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Terkait hasil pertemuan Oded mengatakan akan mendiskusikannya kembali dengan Yana Mulyana yang dalam lima tahun ke depan akan menemaninya sebagai wakil wali kota Bandung periode 2018-2023.

"Saya akan evaluasi dulu. Saya akan ngobrol dengan Kang Yana, karena Mang Oded selalu ingin melibatkan bersama-sama dengan wakil," ucap Oded.

Sementara itu Koordinator Forum Peduli Bandung Kandar Karnawan berharap Oded sebagai Wali Kota Bandung periode 2018-2023 bisa segera mengambil keputusan atas penolakan Benny sebagai Sekda Kota Bandung.

Bahkan ia mengklaim telah mengantongi data valid mengenai survei yang sebagian besar menolak sosok Benny. Survei itu sangat bertolak belakang dengan klaim Ridwan Kamil.

"Kami sudah melakukan verifikasi hasil survei yang diklaim bapak Ridwan Kamil. Ternyata di lapangan hasilnya bertolak belakang. Sebanyak 80 persen ASN menolak nama tersebut dan menginginkan sekda dipilih dari pejabat ASN yang telah berpengalaman di internal Pemkot Bandung," katanya.


Ia meminta Oded untuk mempertimbangkan penilaian Tim Pansel yang diisi oleh para ahli independen. Sebab tim melakukan seleksi dengan melakukan uji kompetensi dan kelayakan dengan objektif dan profesional.

Dari hasil uji, ASN Pemkot Bandung yakni Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kota Bandung Ema Sumarna di peringkat pertama dengan nilai 81.654, disusul Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung Mohamad Salman Fauzi meraih nilai 80.764. Sementara Benny yang merupakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Cimahi hanya memperoleh nilai 80.383.

Bahkan dua ASN yang menempati posisi teratas tersebut sejak lima tahun terakhir menjadi bawahan Ridwan Kamil dan Oded hingga akhirnya meraih 348 penghargaan untuk Kota Bandung.

"Jadi kami heran, kurang layak apa lagi para pejabat hasil binaan Pemkot Bandung ini? Mereka yang paling paham cara dan strategi melanjutkan Bandung Juara. Dengan menunjuk nama sekda dari luar Bandung, kecepatan kinerja Pemkot Bandung akan berkurang," ujar Kandar. (tro/bbn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads