Saksi Kunci Kasus Pembunuhan, Anak Ella Didampingi Psikolog

Saksi Kunci Kasus Pembunuhan, Anak Ella Didampingi Psikolog

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 13 Sep 2018 12:15 WIB
Ella Nurhayati (Foto: Istimewa)
Bandung - Polisi memberikan pendampingan khusus kepada anak Ella Nurhayati (42). Lelaki berusia 15 tahun yang termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK) itu menjadi saksi kunci kasus pembunuhan menimpa ibu kandungnya.

Anak Ella jadi saksi kunci karena berada di lokasi kejadian saat insiden berdarah itu terjadi. "Untuk anak kita masih minta pendampingan psikolog," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (13/9/2018).


Truno mengatakan pendampingan ini dilakukan lantaran anak masih di bawah umur. Selain itu, anak Ella harus ada pendampingan khusus selama proses pemeriksaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena ABK, jadi perlu pendampingan," katanya.

Psikolog yang dipilih ada beberapa. Polisi mengirim psikolog dari dokter Polri dan dari perguruan tinggi.

"Psikolog dari luarnya masih dicari. Kita cari dari fakultas perguruan tinggi. Jadi ada dari Polda dan dari luar," kata Truno.


Truno menjelaskan anak tersebut merupakan saksi kunci dalam kematian karyawati sebuah bank di Kota Bandung ini. Sebab berdasarkan kronologi kejadian, Ella ditemukan tewas oleh tetangga yang terlebih dahulu melihat anak Ella menangis berlumuran darah.

"Kalau dari kronologi, ada tetangga namanya Deni melihat anak korban menangis keluar, kemudian berlumuran darah. Selanjutnya dia masuk ke rumah dan melihat korban," tutur Truno.

Tetangga menemukan Ella tewas di dalam rumah, Kampung Pangragajian, RT 3 RW 9, Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (11/9/2018), sekitar pukul 12.00 WIB. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut guna mengungkap pelaku dan motif pembunuhan tersebut. (dir/bbn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads