Sekda Jabar Iwa Karniwa mengungkapkan serapan anggaran hingga Jumat (24/8/2018) telah mencapai 50,34 persen atau Rp 17,097 triliun dari total anggaran tahun ini sebesar Rp 33,96 triliun.
Serapan tersebut menurutnya, cukup tinggi bila melihat serapan anggaran tahun lalu di periode yang sama. Hal ini yang membuat pihaknya optimistis serapan anggaran tahun ini bisa mencapai 95 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iwa menambahkan pada akhir September atau awal Oktober akan ada tiga item yang akan mendongkrak penyerapan anggaran. Pertama realisasi pengeluaran anggaran seperti bagi hasil pajak dan bukan pajak ke kabupaten/kota.
"Itu kan dari 6,7 triliun rupiah baru 3,3 triliun rupiah. Nanti akhir September minimal cair (lagi) kemungkinan 1,7 triliun rupiah," ucapnya.
Kemudian adanya bantuan keuangan untuk kabupaten/kota. Karena di tingkat daerah baru selesai proses lelang dan akan melanjutkan pada konstruksi hingga terjadi pencairannya.
Terakhir adanya terkait insentif bagi seluruh pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) pada awak Oktober mendatang. Melihat itu Iwa yakin serapan anggaran Pemprov Jabar akan cukup baik tahun ini.
"Kita rencanakan tahun ini minimal 95 persen kita dorong. Proses lelang bisa jadi kita yang tertinggi penyerapannya dan insyaallah tercapai," ujar Iwa. (bbn/bbn)











































