DetikNews
Selasa 21 Agustus 2018, 13:25 WIB

Proyek Teras Cihampelas Senilai Rp 23 Miliar Mulai Dikerjakan

Tri Ispranoto - detikNews
Proyek Teras Cihampelas Senilai Rp 23 Miliar Mulai Dikerjakan Wali Kota Bandung Ridwan (pakaian putih) saat meresmikan proyek pembangunan Skywalk Cihampelas tahap dua. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Bandung - Proyek pembangunan Teras Cihampelas atau Skywalk Cihampelas tahap dua sepanjang 250 meter resmi dimulai. Proyek senilai Rp 23 miliar diresmikan langsung oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung Arif Prasetya mengatakan kehadiran proyek tahap dua ini merupakan sebuah inovasi dari pemerintah untuk menyediakan pedestrian yang nyaman dan aman bagi warga juga wisatawan.

"Proyek tahap dua ini nantinya akan menyambung dengan Teras Cihampelas yang terdahulu," ucap Arif saat memberi sambutan dalam acara 'Groundbreaking Teras Cihampelas Tahap II' di Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Selasa (21/8/2018).

Arif mengatakan proyek ini akan menyambungkan bangunan lama dengan bangunan baru yang memiliki panjang sekitar 250 meter dan lebar 7-16,4 meter. Proyek tersebut dijadwalkan selesai selama 120 hari kerja.

"Pembangunan ini diharapkan berlanjut pada tahap tiga yang menyambungkan Cihampelas dengan Dago (Ir H Djuanda) atau samping Flyover Pasupati," katanya.

Proyek Teras Cihampelas Senilai Rp 23 Miliar Mulai DikerjakanWali Kota Bandung Ridwan meletakkan batu pertama pembangunan tahap dua Teras Cihampelas. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Di tempat yang sama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku bangga dengan pembangunan Teras Cihampelas. Sebab bangunan tersebut masuk dalam tiga besar destinasi wisata terpopuler tahun 2017 lalu.

"Konsep ini harus ditambah gedung parkir, sekarang saya masih beri toleransi parkir di trotoar. Maka setelah ada gedung parkiran semua bisa nyaman. Jadi suatu hari orang di Bandung lebih pilih jalan kaki atau sepeda saja," ucap pria yang akrab disapa Emil itu

Pembangunan proyek tersebut mulai hari ini resmi dikerjakan yang ditandai dengan peletakan batu pertama di salah satu lokasi yang nantinya akan menjadi tiang pancang. Proyek tersebut bakal diresmikan oleh wali kota baru pada akhir tahun ini. Guna menghindari kemacetan, pekerjaan yang bersifat berat akan berlangsung pada malam hari.
(tro/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed