DetikNews
Senin 20 Agustus 2018, 20:43 WIB

RS Cikalong Wetan Bandung Buka Pengobatan Gangguan Jiwa

Rachmadi Rasyad - detikNews
RS Cikalong Wetan Bandung Buka Pengobatan Gangguan Jiwa Foto: Rachmadi Rasyad
Bandung Barat - RSUD Cikalong Wetan di Kabupaten Bandung Barat baru saja membuka layanan Poli Psikiatri untuk penderita gangguan kejiawaan. Hal ini sebagai bentuk peningkatan pelayan kepada masyarakat di Kabupaten Bandung Barat.

Adanya peningkatan pelayanan tersebut membuat RSUD Cikalong Wetan menjadi satu-satunya RSUD milik pemerintah kabupaten yang mampu melayani penderita gangguan kejiwaan.

"Sejak awal Agustus 2018 kami membuka layanan Poli Psikiatri untuk penanganan penyakit atau gangguan kejiwaan. Dari tiga rumah sakit milik Pemda KBB yakni RSUD Cililin, Lembang, dan Cikalong Wetan, baru RSUD Cikalong Wetan yang memiliki layanan ini," kata Dokter Spesialis Jiwa RSUD Cikalong Wetan KBB, Zulfitriani kepada detikcom pada Senin (20/8/2018).

Selama ini, kata dia, warga di KBB penderita gangguan kejiwaan berat langsung dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua. Namun, Dengan demikian, RSUD Cikalong Wetan bisa menjadi alternatif bagi masyarakat penderita gangguan kejiwaan untuk berobat.

"Di KBB psikiater memang baru ada di RSUD Cikalong Wetan, biasanya kan dirujuk ke RSJ Cisarua. Jadi, ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat," ucap dia.

Kehadiran Poli Psikiatri ini, lanjut dia, menambah layanan yang sebelumnya telah dilakukan di RSUD Cikalong Wetan. Adapun layanan bagi penderita gangguan kejiwaan yang akan dilakukan, d iantaranya gangguan kejiwaan mulai dari ringan hingga berat.

"Poli Psikiatri ini semakin menambah pelayanan di kami yang sebelumnya sudah Poli DOT untuk TBC, Poli HIV, Bedah, THT, dan Gigi. Layanannya mulai dari konsultasi permasalahan jiwa ringan, sedang, sampai berat untuk standar anak, remaja, dewasa, hingga orang tua," jelas dia.

Meskipun demikian, Poli Psikiatri di RSUD Cikalong Wetan baru menerima pasien rawat jalan yang beroperasional sejak pukul 08.00-14.00 WIB. Namun, ke depannya ada harapan untuk membuka pula layanan bagi pasien rawat inap.

"Saat ini masih rawat jalan. Tapi ke depannya semoga bisa juga menerima pasien rawat inap," tutur Zulfitriani



Tonton juga video: 'Penderita Gangguan Jiwa Gelar Unjuk Rasa di Sukabumi'

[Gambas:Video 20detik]


(mud/mud)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed