Ini Tanda Hewan Kurban di Cirebon Sehat dan Layak Dibeli

Ini Tanda Hewan Kurban di Cirebon Sehat dan Layak Dibeli

Sudirman Wamad - detikNews
Rabu, 15 Agu 2018 13:03 WIB
Ini Tanda Hewan Kurban di Cirebon Sehat dan Layak Dibeli
Pemeriksaan hewan kurban. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon - Penjual hewan kurban mulai marak menjelang Hari Raya Idul Adha. Dinas Pangan Pertanian Keluatan dan Perikanan (DP2KP) Kota Cirebon memeriksa kesehatan hewan kurban yang dijual para pedagang.

Pemeriksaan hewan kurban itu dilakukan hingga H-3 Hari Raya Idul Adha. Hewan kurban yang dinyatakan sehat akan diberikan kalung berlabel sehat oleh petugas DP2KP. Kalung berlabel sehat itu menjadi penanda bagi masyarakat yang ingin membeli hewan kurban.

"Kita akan terus melakukan pemeriksaan sampai H-3. Kalau masyarakat ingin membeli hewan kurban, beli yang sehat tandanya ada label sehatnya dari kami," kata Kepala DP2KP Kota Cirebon Maharani Dewi usai memeriksa kesehatan hewan kurban di Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, Rabu (15/8/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maharani meminta agar masyarakat teliti dalam membeli hewan kurban. "Kalau tidak ada label sehatnya jangan dibeli. Kondisi kesehatannya diragukan," kata Maharani.

Hewan kurban di Cirebon berkalung sehat.Hewan kurban di Cirebon berkalung sehat. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Hari ini, lanjut dia, merupakan hari pertama pemeriksaan hewan kurban. Lebih dari 200 ekor sapi dan kambing, diakui Maharani, telah ia periksa. Maharani tak menampik masih ditemukannya hewan kurban, baik sapi maupun kambing yang belum cukup umur untuk dijual.

"Sekitar 20 persen dari yang kita periksa itu masih belum cukup umur. Kita sarankan agar tidak dijual. Kemudian ada juga yang sakit mata, dan luka-luka. Yang sakit dan luka itu kita minta agar pemilik mengobatinya," ucap Maharani.

Dia menjelaskan perbedaan penjualan hewan kurban tahun ini dibandingkan tahun lalu tidak terlalu berbeda, baik dari titik-titik penjualan maupun harga hewan kurban. "Harga ada perbedaan, naik dari tahun lalu. Tapi tidak terlalu jauh, sedikit," ujar Maharani. (bbn/bbn)


Berita Terkait