DetikNews
Senin 13 Agustus 2018, 11:33 WIB

Sambut HUT RI, Warga Bandung Siapkan Tank dan Helikopter Kardus

Wisma Putra - detikNews
Sambut HUT RI, Warga Bandung Siapkan Tank dan Helikopter Kardus Tank berbahan dasar kardus siap meriahkan HUT RI ke 73 (Foto: Wisma Putra)
FOKUS BERITA: HUT RI Ke-73
Bandung - Beragam cara dilakukan masyarakat untuk menyambut hari kemerdekaan Indonesia 17 Agustus mendatang. Tidak melulu hanya sekedar membentangkan bendera merah putih, tetapi juga membuat berbagai macam karya kreatif untuk memeriahkan usai bangsa Indonesia yang ke 73.

Seperti halnya yang ditunjukan warga Kampung Gunung Pancir, Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung. Mereka kompak membuat miniatur
tank, perahu hingga helikopter. Uniknya, karya-karya kreatif itu berbahan dasar bambu dan limbah kardus.

Detikcom pada Senin (13/8/2018) melihat secara langsung proses pembuatan tank, perahu dan helikopter tersebut. Warga tampak berjibaku untuk menyelesaikan pembuatan kendaraan berukuran besar tersebut sebelum nantinya dipamerkan saat peringatan hari kemerdekaan Indonesia.

Tank-Helikopter dari Limbah Kardus akan Meriahkan HUT RI di BandungPerahu dan helikopter terbuat dari bambu dan limbah kardus (Foto: Wisma Putra)
Seorang warga, Cecep Sugandi (44) mengatakan tank, perahu dan helikopter dari limbah kardus digunakan untuk arak-arakan Hari kemerdekaan yang akan dilakukan dari Kecamatan Kutawaringin menuju Lapangan Upakarti Pemkab Bandung.

"Buat nanti arak-arakan 17 an. Ini sudah bisa dalam rangka menyambut hari kemerdekaan," kata Cecep saat ditemui disela-sela kesibukannya.

Kerangka awal pembuatan kendaraan darat, laut dan udara itu menggunakan bambu. Kemudian, bagian luarnya dilapisi limbah kardus.

Setelah dilapisi menggunakan kardus bekas, tank, perahu dan helikopter itu dicat menggunakan cat berwarna khas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan perahu diwarnai merah putih.

"Kalau udah selesai terus dicat, jadi terlihat persis seperti aslinya," jelas dia.

Agar tank, perahu dan helikopter itu bisa berjalan, lantas Cecep menambahkan roda lori dan roda untuk mengangkut tanah atau bata yang disimpan di dalam rangka.

"Rodanya disimpan di bawah rangka, nanti tinggal di dorong. Tank didorong oleh dua orang, helikopter juga, kalau perahu karena ukurannya besar harus didorong sama lima orang," ungkap dia.

Kendaraan-kendaraan tersebut masih dalam proses penyempurnaan, agar persis seperti aslinya. Khusus tank akan ditambahkan meriam yang terbuat dari bambu.

"Mau ditambah lodong (meriam bambu) atas seperti asli. Ini belum beres, masih persiapan," ujar Cecep.
(mud/mud)
FOKUS BERITA: HUT RI Ke-73
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed