DetikNews
Sabtu 11 Agustus 2018, 12:29 WIB

Polres Bandung Ungkap Peredaran Narkotika Bungkus Permen dan Tisu

Wisma Putra - detikNews
Polres Bandung Ungkap Peredaran Narkotika Bungkus Permen dan Tisu Foto: Wisma Putra
Kabupaten Bandung - Satuan Narkoba Polres Bandung berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu yang dibungkus menggunakan bungkus permen dan ratusan butir ekstasi yang dibungkus menggunakan bungkus tisu basah di wilayah Kabupaten Bandung, belum lama ini.

Pengungkapan kasus ini dipimpin oleh Kasatnarkoba Polres Bandung AKP Wahyu Agung. Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari seorang tersangka bernama Andre Irvan Ahmad (27).

Dalam gelar perkara yang dipimpin oleh Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan di Mapolres Bandung, Jalan Bhayangkara, Soreang, Sabtu (11/8/2018), barang bukti paket sabu kecil dibungkus menggunakan lima buah bungkus permen ditunjukkan. Satu bungkus permen berisi sabu itu dihargai Rp 1,3 juta.

"Tersangka kami amankan di Jalan Raya Sukamenak, Margahayu, Kabupaten Bandung," kata Indra.

Indra mengungkapkan, masih dari tangan tersangka polisi juga mengamankan dua paket kecil sabu dalam bungkus plastik klip warna bening dan alat hisap sabu dalam kotak kecil warna hitam, 10 paket kecil sabu dalam bungkus plastik klip warna bening, tujuh paket sedang sabu dalam bungkus plastik klip warna bening.

Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti 100 butir ectasy dalam bungkus tisu basah, 28 butir ectasy dalam bungkus keresek kecil warna hitam, satu buah timbangan electrik, dua buah handphone dan satu buah ATM.

"Modusnya dibungkus menggunakan bungkus mitu dan bungkus permen. Total keseluruhan barang bukti seharga Rp 128 juta," ungkapnya.

Dari keterangan tersangka, barang tersebut berasal dari seseorang yang saat ini ditetapkan sebagai DPO berinisial DEO. Akibat perbuatannya tersangka dituntut dengan Pasal 114, Pasal 112, Pasal 126 tentang penyalahgunaan narkotika.

"Dia mengedarkan, memiliki, juga menyalahgunakan. Ancamannya minimal enam, maksimal 20 tahun. Rencananya, narkoba tersebut diedarkan

Karena narkoba tersebut dibungkus menggunakan bungkus tisu dan bungkus permen, polisi mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati.

"Imbauan kami kepada seluruh masyarakat, orangtua untuk lebih berhati-hati lagi, anak-anaknya, apapun cek karena modus (peredaran narkoba) bermacam-macam. Selain untuk mengelabui petugas, juga mengantisipasi jangan sampai anak-anaknya terjerumus menggunakan narkoba," tambahnya.

Sementara itu, tersangka Andre Irvan Ahmad (27) mengatakan uang hasil dari narkoba tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-harinya.

"Barang itu berasal dari (napi pengendali di) Lapas Kebon Waru. Upahnya sekitar Rp 800 ribu sampai Rp 1 juta. Saya menyesal, mau tobat," ujar Andre sambil menangis.
(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed