Ternyata kedua fighter yang berusia 13 tahun itu sengaja dipertemukan untuk berkelahi oleh oknum alumni sekolah.
Adu jotos itu berlangsung di kawasan Karangpawitan, Garut, Kamis (26/07). Dua anak SMP kelas satu yang berantem itu dipertemukan selepas pulang sekolah.
"Sebetulnya tidak ada masalah. Jadi mereka sengaja diduelkan oleh salah seorang oknum alumni," kata Didi Rusnandi, kepala sekolah tempat dua bocah tersebut menimba ilmu, saat ditemui awak media, Senin (30/7/2018).
Dia tidak mengetahui apa alasannya seorang oknum alumni menyuruh kedua anak didiknya ini duel. "Untuk kedua pelajarnya sudah kita panggil dan mintai keterangan," tutur Didi.
Dua bocah yang terlibat duel saat diminta penjelasan oleh pihak sekolah. (Foto: Hakim Ghani/detikcom) |
Didi memastikan dua anak didiknya yang terlibat duel, tetap mengikuti aktivitas kegiatan belajar. Setelah video tersebut viral, pihak sekolah bersama polisi memanggil kedua bocah tersebut untuk meminta penjelasan.
"Keduanya mengakui perbuatannya (berkelahi)," ucap Didi. (bbn/bbn)












































Dua bocah yang terlibat duel saat diminta penjelasan oleh pihak sekolah. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)