Ugal-ugalan Bawa Penumpang, Polisi Razia Sopir Tembak di Garut

Ugal-ugalan Bawa Penumpang, Polisi Razia Sopir Tembak di Garut

Hakim Ghani - detikNews
Sabtu, 28 Jul 2018 15:42 WIB
Polisi razia sopir tembak di Garut (Foto: Hakim Ghani)
Polisi razia sopir tembak di Garut (Foto: Hakim Ghani)
Garut - Keberadaan sopir tembak meresahkan masyarakat di Kabupaten Garut, Jabar. Polisi turun tangan untuk merazia sopir yang kerap mengendarai kendaraan dengan ugal-ugalan tersebut.

Beberapa hari terakhir, polisi gencar memeriksa angkutan umum di kawasan perkotaan Garut. Mereka mengincar sopir tembak yang biasanya mengoprasikan angkot dan elf.

Sabtu (28/07/2018), polisi memeriksa angkutan umum yang melintas di Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul.

"Kita laksanakan pemeriksaan kelengkapan berkendara para sopir angkutan umum. Kita mendapat aduan dari masyarakat terkait maraknya sopir tembak yang menjalankan kendaraan dengan ugal-ugalan," ujar KBO Lantas Polres Garut Iptu Tejo Reno kepada wartawan di Jalan Merdeka, Sabtu (28/07/2018).

Sejumlah sopir diperiksa kelengkapannya. Alhasil, polisi berhasil menindak beberapa sopir tembak yang kedapatan tengah mengemudikan angkot dan elf.

Keberadaan sopir tembak banyak dikeluhkan masyarakat. Tejo mengatakan sopir tembak rata-rata tidak memiliki surat izin mengemudikan kendaraan.

"Mereka biasanya mengoperasikan angkutan umum untuk kejar setoran," jelas dia.

Keberadaan sopir tembak sering berakibat fatal. Tak jarang terjadi kecelakaan lalu lintas karena sopir tembak yang mengemudikan kendaraan dengan ugal-ugalan.

Yang terbaru, berdasarkan info yang dihimpun, pada Senin (23/07/2018), sebuah angkot di Kecamatan Pasirwangi menabrak tiga orang pelajar hingga para korban mengalami luka-luka. Setelah ditelusuri polisi, diketahui sang sopir tengah dalam pengaruh minuman keras.

"Jelas sangat membahayakan para penumpang. Mereka (sopir tembak) kerap mengemudikan kendaraan angkutan dengan ugal-ugalan sehingga membahayakan," ungkap dia

Warga keluhkan sopir tembak yang ugal-ugalan (Foto: Hakim Ghani)
Ia menegaskan polisi tak segan untuk menindak para sopir tembak. Untuk meminimalisir kecelakaan akibat sopir tembak, polisi akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk menertibkan para sopir angkot.

"Selain merazia sopir tembak kita juga cek kendaraannya. Karena ada juga pemilik angkutan yang malas untuk memperbaiki kendaraannya. Tentu itu bisa menjadi awal dari kecelakaan," ujar Tejo (mud/mud)