detikNews
Rabu 25 Juli 2018, 23:54 WIB

Kata Penulis Skenario soal Alur Film Indonesia Mudah Ditebak

Mukhlis Dinillah - detikNews
Kata Penulis Skenario soal Alur Film Indonesia Mudah Ditebak Acara Semiloka Penulisan Kritik Film di Swissbel Hotel Bandung. (Foto: Muklis Dinillah/detikcom)
Bandung - Sejumlah produksi film Indonesia terkadang mendapat sambutan 'dingin' dari penontonnya. Alasannya kebanyakan sama yakni alur cerita yang monoton dan mudah ditebak.

Hal ini tentu menjadi persoalan tersendiri bagi perkembangan industri film di tanah air. Hasrat konsumen film yang ingin menyaksikan karya berkualitas, pupus karena disuguhi alur cerita biasa-biasa aja.

Dampaknya jumlah penonton film yang tayang di bioskop jauh dari target. Sehingga film tersebut juga tak mampu eksis lama di layar-layar bioskop tanah air.

Penulis skenario senior Indonesia Ang Jasman angkat bicara mengenai hal itu. Menurutnya dalam membuat sebuah cerita perlu eksplorasi mendalam.

"Titik utama (cerita film) mengenai penghiatan misal. Kemudian dijabarkan beberapa hal penghianatan itu seperti apa," kata Jasman saat menjadi pemateri dalam Semiloka Penulisan Kritik Film di Swissbel Hotel, Jalan Otista, Kota Bandung, Rabu (25/7/2018).

Menurutnya konflik merupakan nyawa dalam sebuah karya film. Sehingga, sambung dia, bagaimana caranya konflik tersebut dibuat menarik agar terus disaksikan oleh para penonton.

"Kita (penulis skenario dan sutradara) terkadang tidak eksplor dan menjabarkan setiap konflik itu lebih jauh. (Penghianatan) itu sebenarnya kejadian yang biasa terjadi, tapi banyak variasinya dan bisa digali lebih dalam," tutur kritikus film tersebut

Ia mengatakan di samping konflik yang bervariasi, story telling dalam sebuah film juga menjadi komponen penting. Penulis skenario dan sutradara harus berani mengambil plot berbeda dari film-film lainnya.

"Jangan perkenalan (tokoh utama dan tokoh lainnya) gara-gara sapu tangan dan buku jatuh. Pembukaannya selalu begitu (monoton). Harusnya mengambil cerita berbeda yang lebih menarik disimak," ujar Jasman.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com