Aa Umbara dan Hengky Kurniawan Jadi Bupati-Wabup Bandung Barat

Rachmadi Rasyad - detikNews
Rabu, 25 Jul 2018 17:58 WIB
Foto: Rachmadi Rasyad
Bandung Barat - KPU menetapkan pasangan Aa Umbara dan Hengky Kurniawan sebagai bupati dan wakil bupati Bandung Barat periode 2008-2013. Penetapan Paslon didasarkan atas hasil rekapitulasi di tingkat kabupaten yang dilakukan pada 5 Juli lalu.

Penetapan dilakukan di Kantor KPU KBB, Jalan Raya Purwakarta Nomor 430, Desa Togogapu, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (25/7/2018). Hadir Penjabat Bupati Kabupaten Bandung Barat Dadang Ma'soem, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat Ida Widianingsih, dan Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara.

"Keputusan KPU Kabupaten Bandung Barat menetapkan pasangan calon nomor urut tiga Aa Umbara dan Hengky Kurniawan sebagai pasangan terpilih bupati dan wakil bupati dengan perolehan 420.137 atau 48,53% suara," kata Ketua KPU KBB, Iing Nurdin, di hadapan hadirin.


Hasil yang telah dibacakan oleh Iing, kemudian ditandatangi oleh jajaran komisioner KPU KBB. Setelah ditandatangani, berbagai elemen yang menghadiri kegiatan itu bersama-sama menyatakan bahwa hasil yang ditetapkan telah sah. Selanjutnya, hasil penetapan Paslon akan dibacakan di rapat paripurna istimewa DPRD.

"Hasil penetapan ini akan dibacakan di rapat paripurna istimewa DPRD sebagaimana surat yang disampaikan oleh menteri dalam negeri," kata Ida Widianingsih saat menyampaikan kata sambutan.

Sementara itu, di sela berlangsungnya penetapan sempat terjadi padam lampu dan listrik sehingga saat komisioner KPU Bandung Barat membacakan penetapan Paslon mikrofon yang dipakai tidak berfungsi dan suara pun tidak tedengar.
Namun kejadian itu tidak lama dan listrik pun kembali menyala. Iing sempat berkeluh kesah jika kondisi tersebut sering terjadi di kantor KPU Bandung Barat. Bahkan Iing pun mengaku sengaja menjadikan kantor KPU sebagai tempat pelaksanaan penetapan agar yang hadir bisa tahu kondisi di sana.

"Kami sengaja melaksanakan penetapan di kantor kami. Mungkin ke depan, saat pemilihan Bupati dan Wakil Bupati mendatang, penetapan dilaksanakan di kantor KPU yang baru. Kalau belum bisa difasilitasi tengteungin (keterlaluan)," ungkap Iing. (ern/ern)