DetikNews
Minggu 22 Juli 2018, 13:42 WIB

Begini Detik-detik Terjadinya Ledakan Pabrik Kayu di Ciamis

Dadang Hermansyah - detikNews
Begini Detik-detik Terjadinya Ledakan Pabrik Kayu di Ciamis Salah seorang korban ledakan pabrik kayu di Ciamis (Foto: Dadang Hermansyah)
Ciamis - Delapan orang mengalami luka bakar akiibat terkena ledakan mesin oven pabrik kayu di Ciamis, Jabar. Ledakan terjadi saat petugas bersama karyawan pabrik tengah proses pendinginan pasca kebakaran pabrik tersebut. Begini detik-detik terjadinya ledakan.

Salah seorang korban yang merupakan anggota Pusdalops BPBD Ciamis Dian Rahayu menceritakan awalnya ia bersama tiga rekan lainnya mendapat laporan adanya kebakaran di pabrik kayu pada Sabtu (21/7) malam. Mereka lalu bergegas ke lokasi memberikan pertolongan.

"Kami membackup Damkar, katanya posisi sudah mulai padam, jadi membantu mengeluarkan limbah serbuk kayu di dalam tungku bersama karyawan pabrik, mungkin saat itu tidak semua api padam," kata Dian Rahayu saat ditemui tengah dirawat di RSUD Ciamis Minggu (22/7/2018).

Saat mengeluarkan limbah serbuk kayu itu, tiba-tiba terjadi ledakan cukup besar. Ia bersama anggota Pusdalops BPBD dan karyawan mencoba menyelamatkan diri dari ledakan tersebut.

Namun tidak lama kemudian terjadi ledakan kedua yang lebih besar. Karyawan dan anggota Pusdalop yang berada di sekitar tungku terpental akibat ledakan itu hingga mengalami luka bakar akibat terkena percikan api.

"Terjadi ledakan pertama dekat pintu tungku, saya mencoba berlari, tapi tiba-tiba ledakan kedua terjadi. Saya sempat tidak sadar, jadi setelah kejadian itu antara sadar dan tidak sadar," tutur dia.

Sementara itu, Kabid Darlog BPBD Ciamis Ani Supriani menjelaskan dua orang anggota Pusdalop BPBD menjadi korban. Sedangkan sisanya merupakan karyawan pabrik.

"Lima orang saat ini masih dirawat di RSUD Ciamis, sementara 2 orang dirujuk ke RS Margono dan 1 orang di Rumah sakit di Bandung karena menderita luka bakar cukup parah. Semua korban luka bakar," ungkap Ani.

Menurutnya kebakaran di PT KBN tersebut bukan pertama kalinya terjadi. Sebelumnya juga pernah tejadi kebakaran dua kali."Kebakaran di pabrik kayu itu sudah yang ketiga kalinya," jelasnya.

Ani menjelaskan untuk biaya perawatan korban akan ditanggung oleh perusahaan pabrik pengolahan kayu itu.

"Sudah ada konfirmasi dari pihak pabrik, bahwa semua biaya perawatan korban akan ditanggung. Termasuk untuk anggota BPBD yang menjadi korban, karena memang tidak ada asuransinya anggota Pusdalop BPBD ini," ujar Ani.


Tonton juga video 'Polda Metro: Ada 48 Korban Tewas Akibat Ledakan Pabrik di Kosambi'

[Gambas:Video 20detik]


(mud/mud)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed