Semua camat yang diberangkatkan dianggap sebagai yang terbaik di Kota Bandung. Hal itu berdasarkan pada penilaian yang dilakukan pada 2016-2017 lalu terhadap 30 camat se-Kota Bandung melalui aplikasi sip.bandung.go.id dan juga peninjauan lapangan.
Dari hasil penilaian tersebut ada 10 camat yang memiliki kinerja baik, yakni Cinambo (93,56), Batununggal (89,89), Lengkong (88,08), Antapani (87,25), Cidadap (87,18), Cibeunying Kaler (87,14), Sukajadi (87,13), Coblong (87,05) dan Bojongloa Kaler (87,04).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lebih baik, camat dinilai ketika interaksi dengan warga. Seperti makan malam bersama keluarga pra sejahtera, subuh keliling, Jumat keliling dan culinary night," kata Anton dalam siaran pers yang diterima detikcom, Sabtu (7/7/2018).
Dia melanjutkan, prosentase kegiatan di kelurahan juga ikut mempengaruhi terhadap kinerja di kecamatan. Sehingga masuk juga dalam proses penilaian karena saling berkaitan.
"Jadi kalau kelurahan dalam pelayanan baik, maka berpengaruh juga di kecamatan," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengapresiasi atas kinerja yang diperlihatkan oleh kesepuluh camat berprestasi tersebut. Dia berpesan kepada seluruh camat agar terus meningkatkan kinerjanya.
"Performa kecamatan di Bandung harus meningkat. Apapun itu, pelayanan kepada masyarakat yang terdepan," ucapnya.
Pria yang akrab disapa Emil juga meminta 10 camat berprestasi untuk memaksimalkan proses belajar yang dilakukan selama lima hari kedepan. Selain belajar ia meminta agar memotret lingkungan seperti infrastruktur untuk dijadikan bahan inovasi di Bandung.
"Hasil studi di Seoul nantinya dikumpulkan dalam bentuk digital, sehingga ada hasilnya selama kita belajar di sana," katanya. (mso/tro)











































