Salah seorang nelayan Desa Astana, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon Suwanto (45) salah satunya. Ia tengah sibuk memperbaiki perahunya di Sungai Bondet.
"Sudah satu pekan lebih cuacanya buruk, anginnya kencang. Terus, gelombangnya cukup tinggi. Sementara memperbaiki perahu dulu, sambil nunggu cuaca bagus lagi," kata Suwanto saat ditemui detikcom, Jumat (6/7/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemungkinan hasil melautnya sedikit kalau maksa melaut juga. Untuk menutup penghasilan, ya kerja serabutan sama benerin perahu saja," ucapnya.
Foto: Sudirman Wamad |
Di tempat yang sama nelayan lain, Maryadi (40), mengaku enggan mengambil resiko besar untuk melaut. Maryadi memilih kerja serabutan dibandingkan melaut saat cuaca buruk melanda perairan Cirebon.
"Ya begini saja, kalau tidak ada kerjaan ya di rumah saja. Ya berharap sih cuaca segera membaik," katanya.
Terpisah, Prakirawan cuaca BMKG Jatiwangi Majalengka Ahmad Faa Izyn menjelaskan wilayah tiga Cirebon dilanda angin kencang dalam beberapa hari terakhir. Angin kencang tersebut berasal dari arah tenggara dan selatan.
"Anginnya dari tenggara dan selatan atau belakang Gunung Ciremai terus menurun menuju wilayah Cirebon. Ini dorongan anginnya cukup kencang dan akan terus terjadi dalam beberapa hari kedepan," kata Faa Izyn dalam keterangan yang diterima detikcom, Jumat (6/7/2018). (tro/tro)












































Foto: Sudirman Wamad