DetikNews
Rabu 20 Juni 2018, 21:20 WIB

Menolak Diobati, Pria Depresi Nekat Terjun ke Sungai Ciwulan

Deden Rahadian - detikNews
Menolak Diobati, Pria Depresi Nekat Terjun ke Sungai Ciwulan Tim penyelamat mencari Ade yang terjun ke Sungai Ciwulan Tasikmalaya. (Foto: Deden Rahadian/detikcom)
Tasikmalaya - Ade Rahmat (28) nekat terjun ke Sungai Ciwulan Tasikmalaya. Pria depresi tersebut menceburkan diri setelah menolak diobati keluarganya. Petugas masih berupaya mencari Ade yang hilang terseret arus sungai.

Insiden tersebut menggemparkan warga Tanjung, Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (20/6/2018) petang. Tempat kejadiannya tepat di bawah Jembatan Gantung Leuwi Budah.

Tubuh Ade sempat terlihat tiga kali muncul kepermukaan air sebelum hilang ditelan arus sungai yang deras dan dalam. "Korban sempat dikejar kerabatnya, tapi langsung ceburin diri ke sungai. Tiga kali muncul, langsung hilang," kata Kapolsek Kawalu Kompol Lasimin di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan keluarga, menurut Lasimin, Ade berontak lalu kabur gara-gara menolak diobati. Ade diketahui tengah menjalani proses pemulihan akibat depresi yang dideritanya.

Tim penyelamat mencari Ade yang terjun ke Sungai Ciwulan Tasikmalaya. (Foto: Deden Rahadian/detikcom)Tim penyelamat mencari Ade yang terjun ke Sungai Ciwulan Tasikmalaya. (Foto: Deden Rahadian/detikcom)
Keluarga sempat mengejar Ade, namun gagal karena medan yang cukup sulit menuju sungai. Seketika Ade melompat ke Sungai Ciwulan.

"Kemungkinan menghindari dari keluarganya karena bersangkutan mau diobati. Dia depresi. Setelah itu lari ke sungai," kata Lasimin.

Proses pencarian Ade melibatkan personel gabung dari unsur SAR, BPBD dan Polisi menggunakan perahu karet. Arus sungai yang deras membuat pencarian terkendala.

Selain itu, kondisi air Sungai Ciwulan yang keruh menyebabkan petugas kesulitan untuk menyelam. "Untuk kendala memang medannya dalam," ujar Kapos SAR tasikmalaya Erwin Syafrudin.

Banyak warga setempat yang sengaja datang untuk melihat langsung petugas bekerja. Proses pencarian dihentikan sementara lantaran langit sudah gelap.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed