Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi membenarkan informasi kecelakaan tersebut namun membantah jika korban tewas.
"Itu hoax, informasi kecelakaannya benar tapi tidak ada yang tewas. Ada yang terluka namun sudah mendapat perawatan di rumah sakit," kata Nasriadi melalui sambungan telepon dengan detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, informasi yang diperoleh detikcom peristiwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, bermula saat rombongan moge baru pulang dari Geopark Ciletuh. Satu korban pemoge bernama Dwi Putra (26) mengalami luka serius.
"Mobil Grand Vitara hitam bernomor polisi F 1272 SI melaju dari Cibadak arah Palabuhanratu, saat akan menyalip kendaraan di depannya muncul rombongan bermotor salah satunya yang dikendarai korban," kata anggota Polsek Cikidang, Brigadir R Rifwan saat mengantar korban di RSUD Sekarwangi, Cibadak.
Diduga karena jarak yang sudah berdekatan kecelakaan tidak bisa dihindari, terlebih lokasi kecelakaan berada di tikungan jalan. "Mobil menabrak tiga motor, korban dibawa ke puskesmas menggunakan ambulans," ujarnya.
"Korban luka patah tulang sebelah kanan dan luka sobek pasa kening kanan," imbuhnya. Karena luka cukup serius korban lalu dirujuk ke RS Setukpa Polri, di Kota Sukabumi. (ern/ern)











































