DetikNews
Kamis 14 Juni 2018, 15:13 WIB

Nobar Piala Dunia Ketimbang Takbir Keliling di Bandung

Tri Ispranoto - detikNews
Nobar Piala Dunia Ketimbang Takbir Keliling di Bandung Pjs Wali Kota Bandung Muhamad Solihin (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Bandung - Malam takbiran kali ini cukup berbeda dan spesial. Sebab dalam menyambut hari kemenangan Idul Fitri, warga dunia akan disuguhkan tayangan Piala Dunia 2018.

Pjs Wali Kota Bandung Muhamad Solihin mengajak seluruh warga tidak menggelar kegiatan takbir keliling ke pusat kota. Ia mengajak warga untuk melakukan takbiran di lingkungan atau masjid masing-masing.

"Tidak usah takbiran keliling. Pertama resiko kecelakaan, resiko ada gesekan dan juga dikhawatirkan malah sakit. Lebih baik di masjid atau takbiran keliling RW atau lingkungan masing-masing saja," ujar Solihin saat ditemui di Terminal Leuwipanjang, Kamis (14/6/2018).


Ia berharap warga bisa melakukan hal yang positif di malam takbiran nanti. Salah satunya dengan mengadakan nonton bareng (nobar) pembukaan dan pertandingan Piala Dunia 2018.

"Maksudnya kalau nobar warga bisa kumpul sekaligus menemani yang siskamling. Karena kan pemukiman banyak ditinggal mudik jadi bisa bersama-sama menjaganya," katanya.

Nobar, kata Solihin, selain sebagai langkah menjaga lingkungan juga bisa menjadi ajang silaturahmi bagi warga. "Urang nobar silih suguhan. Nyandak kopi, kacang nyalira. Dari pada kukurilingan, mending kempel sakantenan ngarencangan nu siskamling (Kita nobar saling menyuguhkan. Bawa kopi, kacang sendiri. Ketimbang keliling, lebih baik kumpul sekaligus menemani siskamling)," tutur Solihin.


Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo tidak melarang warga melaksanakan takbir keliling. Namun ia berharap warga yang berniat takbir keliling untuk berkoordinasi dengan kepolisian.

"Beri tahu anggota terdekat agar nanti ada pengawalan dan pengamanan," kata Hendro.

Meski begitu, Hendro menegaskan, pada pelaksanaan takbir keliling terjadi pelanggaran lalu lintas atau mengarah pada tindak kriminal, pihaknya akan menindak tegas berupa pembubaran hingga penegakan hukum.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed