ADVERTISEMENT

Tukang Becak Dilarang Mangkal di Jalur Mudik Pantura Cirebon

Sudirman Wamad - detikNews
Rabu, 06 Jun 2018 12:44 WIB
Tukang becak mangkal di Cirebon. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon - Pemkab Cirebon bakal memberikan kompensasi berupa uang tunai kepada tukang becak yang mangkal di lima pasar area jalur mudik Pantura. Pemberian kompensasi itu dilakukan agar tak ada lagi tukang becak yang mangkal saat arus mudik.


Plt Bupati Cirebon Selly Andriany Gantina menyebutkan sementara ini ada 982 tukang becak yang mendapatkan kompensasi. Tukang becak sudah terdata itu, lanjut dia, berasal dari lima pasar yang ada di jalur Pantura Cirebon, yakni Pasar Tegalgubug, Palimanan, Weru, Mundu, dan Gebang.

"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak polsek dan kecamatannya. Rencananya Senin nanti bantuan kompensasi itu kita berikan," kata Selly usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2018 di halaman Mapolres Cirebon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (6/6/2018).

Tukang Becak Dilarang Mangkal di Jalur Mudik Pantura CirebonGarasi becak di Cirebon. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Ia menyebutkan kompensasi yang akan diberikan sebesar Rp 10 ribu untuk setiap tukang becak. "Kompensasi hanya diberikan ke tukang becak. Kalau pedagang di pasar tumpah hanya ditertibkan," ujarnya.


Menurut Selly, Pemkab Cirebon sudah memetakan dan pendekatan di beberapa lokasi mangkalnya tukang becak. Ia berharap seluruh tukang becak yang ada di lima pasar itu dapat bekerja sama dengan pemerintah dalam membantu kelancaran arus mudik-balik Lebaran Idul Fitri.

"Pendataan dan pendekatan kan sudah berjalan. Kita terus lakukan pendekatan, terutama tukang becak yang ada di Tegalgubug," ucap Selly. (bbn/bbn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT