"Untuk tahun ini kita prediksi jumlah pemudik akan turun mencapai 5 persen dari tahun sebelumnya sebanyak 40.057 (pemudik). Ini dari mulai H-7 sampai H+7," kata Roni, saat dihubungi, Senin (4/6/2018).
Roni mengungkapkan, setiap tahun memang terjadi penurunan pemudik di Terminal Cicaheum. Pada mudik tahun 2017 saja terjadi penurunan sampai 18 persen dibanding dengan arus mudi Lebaran tahun 2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menyatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan jumlah pemudik di Terminal Cicaheum mengalami penurunan. Mulai dari adanya program mudik gratis, penggunaan kendaraan pribadi hingga memilih mudik menggunakan kereta api.
"Penyebab (jumlah pemudik) turun karena memilih mudik pakai kereta api, kendaraan pribadi dan sekarang kan ada program mudik gratis," ucapnya.
Meski begitu, sejumlah persiapan terus dilakukan demi memberi pelayanan terbaik bagi para pemudik. 191 terdiri dari 109 bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan 83 bus antar kota dalam provinsi (AKDP) telah disiapkan untuk mengangkut para pemudik.
"Terus ada 30 bus bantuan yang disiapkan untuk mengantisipasi kalau ada lonjakan penumpang. Kita lakukan semaksimal mungkin agar tidak ada penumpukan," ujarnya. (ern/ern)











































