Warga Dua Desa di Cirebon Bentrok, Videonya Viral Terdengar Tembakan

Warga Dua Desa di Cirebon Bentrok, Videonya Viral Terdengar Tembakan

Sudirman Wamad - detikNews
Jumat, 01 Jun 2018 14:18 WIB
Warga Dua Desa di Cirebon Bentrok, Videonya Viral Terdengar Tembakan
Kapolresta Cirebon AKBP Roland Ronaldy /Foto: Sudirman Wamad
Cirebon - Sekelompok warga dari dua desa yakni Desa Suranenggala Kidul dan Kertasura, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat terlibat bentrok.

Bentrokan warga dari dua desa itu terjadi menjelang sahur. Video bentrokan warga dari dua desa itu beradar di facebook. Seperti yang diunggah oleh pengguna facebook bernama Dendi Imron. Dendi Imron hanya menggunggah video tanpa menulis keterangan, Jumat (1/6/2018) dini hari.

Video milik Dendi Imron itu dibagikan oleh 32 pengguna facebook lainnya. Seperti Ruddy Al Laksamana yang ikut membagikan video milik Dendi Imron. Ruddy Al Laksamana menulis keterangan video yang diunggah Dendi Imron merupakan antara warga Desa Suranenggala Kidul dan Desa Kertasura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Busyet. Terjadi juga malam ini. Peperangan Cirebon Utara antara Suranenggala vs Kertasura. Hati-hati lur," tulis Ruddy Al Laksamana dalam statusnya, Jumat (1/6/2018) dini hari.

Dalam video yang Ruddy Al Laksamana bagikan itu berdurasi sekitar 10 menit. Dalam video tersebut berisi tentang teriakan sekelompok warga yang ingin menyerang. Namun dihalau oleh polisi. Suara tembakan juga terdengar dalam video tersebut.

Kapolresta Cirebon AKBP Roland Ronaldy membenanrkan adanya kejadian tersebut. Roland menyebutkan anggota kepolisian berhasil membubarkan warga sebelum terjadi bentrokan.

"Tadi malam ada beberapa warga yang masih di bawah umur dari Desa Suranenggala Kidul, kemudian datang ke perbatasan antara Suranenggala Kidul dengan Kertasura untuk melakukan penyerangan. Kedua warga memang sudah kumpul di sana, dan anggota kami juga sudah siap mengantisipasi," kata Roland kepada awak media di Mapolsek Kapetakan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (1/6/2018).

Roland menyebutkan peristiwa bentrok sekelompok warga dari dua desa itu dipicu adanya aksi penganiayaan yang terjadi pada Selasa (29/5/2018) kemarin antara warga Desa Suranenggala Kidul dengan Kertasura. Kejadian itu, sambung Roland menewaskan salah seorang pemuda asal Desa Suranenggala Kidul.

"Tadi malam itu imbas peristiwa penganiayaan. Sebenarnya kita sudah menangkap tersangkanya, memang belum semua. Saat ini kasus tersebut sedang dalam penyidikan. Kita akan selesaikan hingga pelaku tertangkap semua," kata Roland.

Roland menambahkan pihaknya telah mengerahkan sejumlah personel di dua desa tersebut guna mengantisipasi jika ada bentrok susulan. (ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads