DetikNews
Senin 28 Mei 2018, 14:21 WIB

Strategi Ridwan Kamil Usai Unggul di Survei Litbang Kompas

Tri Ispranoto - detikNews
Strategi Ridwan Kamil Usai Unggul di Survei Litbang Kompas Cagub Jabar Ridwan Kamil (Foto: Muhammad Ridho).
Bandung - Pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (RINDU) unggul dalam survei Litbang Kompas yang baru saja dirilis pada Senin (28/5/2018). Cagub-cawagub Jabar tersebut meraih perolehan 40,4 persen.

Pada survei yang dirilis oleh Litbang Kompas beberapa waktu sebelumnya paslon ini menduduki posisi kedua dengan perolehan 39,9 persen di bawah pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi yang menduduki posisi pertama yakni 42,8 persen.


Menanggapi hal itu Ketua Tim Pemenangan RINDU Saan Mustopa mengatakan tren dari pasangan wali kota Bandung dan bupati Tasikmalaya itu terus naik. Hal itu merupakan sinyal positif dalam Pilgub Jabar 2018.

"Ini merupakan sinyal positif yang harus diperkuat agar trennya tidak turun tapi naik," kata Saan melalui siaran pers yang diterima detikcom.

Saan menilai secara geopolitik pasangan Ridwan Kamil-Uu selama ini unggul di wilayah Priangan Timur, Priangan Barat dan Bandung Raya. Sehingga dengan hasil survei kali ini pihaknya akan memperkuat strategi di luar tiga wilayah tersebut.

Selama Ramadan ini, menurut Saan, tim banyak melakukan penetrasi di luar tiga wilayah tersebut seperti Purwakarta, Bekasi, Cirebon dan Subang. "Kita konsentrasikan dan membangun kekuatan untuk terus bekerja keras agar basis elektoral RINDU naik secara signifikan," katanya.

Selain itu pihaknya juga akan terus mengoptimalkan suara dari kaum milenial. Sebab kaum milenial dianggap memiliki kekuatan besar untuk mempengaruhi orang lain. "Misalnya anak-anak SMA dan mahasiswa yang dapat memengaruhi kedua orang tuanya untuk memilih pasangan RINDU. Dan Kang Emil (Ridwan Kamil) memiliki pengaruh kuat di kalangan milenial," kata Saan.


Politisi Partai NasDem ini pun membeberkan strategi lain yang akan dilakukan adalah dengan menggarap para pemilih rasional yang tinggal di wilayah megapolitan dengan cara menawarkan sosok calon yang kreatif dan inovatif untuk memimpin Jabar lima tahun ke depan.

"Kita akan mensosialisasikan pentingnya kepemimpinan Jabar ke depan yang kreatif dan inovatif agar megapolitan yang sarat dengan pertumbuhan industri tidak menjadi timpang," kata Saan.

Terakhir, Saan memastikan saat ini mesin partai, relawan dan simpatisan tetap berjalan maksimal untuk memenangkan pasangan yang diusung oleh NasDem, Hanura, PKB dan PPP itu agar meraih suara optimal pada 27 Juni mendatang.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed