Atasi Banjir, Pemprov Jabar dan BWWS Citarum Kebut Sejumlah Proyek

Mochamad Solehudin - detikNews
Senin, 21 Mei 2018 16:20 WIB
Banjir di Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu/Foto: Wisma Putra
Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum mempercepat pembangunan sejumlah proyek di sepanjang Sungai Citarum. Percepatan dilakukan untuk mengatasi banjir yang kerap melanda cekungan Bandung.

Mulai dari meningkatkan kapasitas atau normasilasi Sungai Cikeruh Hilir, Sungai Cikijing dan Sungai Cimande. Peningkatakan kapasitas ketiga sungai tersebut untuk mengatasi banjir di Jalan Raya Rancaekek.

"Untuk peningkatan kapasitas Cimande (progresnya) sudah 16,80 persen, peningkatan Sungai Cikijing 7,18 persen dan sedang dilakukan juga peningkatan Sungai Cikeruh Hilir," kata Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa, di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (21/5/2018).

Kemudian, lanjut dia, proyek selanjutnya yang sedang diupayakan adalah peningkatan kapasitas Upper Sungai Citarum di Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. Proyek ini masih dalam tahap pembebasan lahan atau masih 0 persen sehingga harus dilakukan akselerasi.

Selain itu ada juga proyek pembangunan floodway Sungai Cisangkuy di Kabupaten Bandung. Untuk pengerjaan paket 1 progresnya sudah 17,36 persen dan untuk paket 2 sudah mencapai 19,28 persen. Proyek ini, kata Iwa bisa mengurangi banjir di kawasan Pameungpeuk, Dayeuhkolot dan Baleendah, di Kabupaten Bandung.

Proyek selanjutnya mengenai pembangunan Danau Retensi Cieunteung. Proses pembangunan proyek tersebut, kata Iwa sudah 67,72 persen. Danau retensi ini diproyeksikan untuk menyelesaikan banjir tahunan di Baleendah, Kabupaten Bandung.

Tidak hanya itu, untuk menyelesaikan banjir di Bandung Selatan juga akan dibangun Tunnel di Curug Jompong. Tunnel ini bisa menambah solusi penyelesaian banjir tahunan di wilayah Bandung Selatan. Proyek ini progresnya baru mencapai 5,74 persen.

"(Karena) kalau hanya pembangunan Cieunteung yang luasnya sekitar 8 hektar, tidak akan cukup untuk mengatasi banjir. Makanya melalui arahan menteri, diarahkan untuk membangun terowongan di sekitar Curug Jompong," ucapnya. (ern/ern)