DetikNews
Rabu 16 Mei 2018, 14:27 WIB

Heboh SD Ciumbuleuit Bandung Tutup Foto Jokowi-JK, Ini Faktanya

Tri Ispranoto - detikNews
Heboh SD Ciumbuleuit Bandung Tutup Foto Jokowi-JK, Ini Faktanya SDN 085 Ciumbuleuit Foto: Tri Ispranoto
Bandung - Warga Kota Bandung belakangan ini sedang dihebohkan oleh postingan Facebook dari akun Satyowati Pancasiwi. Dalam postingan 13 Mei 2018 itu ia menuliskan sejumlah kejadian ganjil yang terjadi di SDN 085 Ciumbuleuit, Kota Bandung.

"Di SDN 085 Ciumbuleuit Bandung ini entah mengapa foto Presiden dan Wakil Presiden ditutupi dengan kertas, seperti yang tampak di foto," tulis Satyowati yang melampirkan dua buah foto dalam postingannya.

"Di sekolah yang pendanaannya ditanggung oleh negara, guru-gurunya juga digaji oleh negara, diajarkan untuk tidak menghormati Kepala Negara. Ironis!," lanjut Satyowati.

Selain menulis hal itu Satyowati juga melihat keganjilan lainnya. Menurutnya siswi di sekolah tersebut diwajibkan mengenakan hijab sejak kelas empat.

"Ini sekolah negeri lho, bukan sekolah swasta Islam," katanya.

Postingan ini pun ditautkan langsung ke akun milik Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Wali Kota Bandung dengan maksud menanyakan tanggapan keduanya.

Rabu (16/5/2018) siang detikcom mencoba mendatangi SDN 085 Ciumbuleuit di Jalan Bukit Raya No 173, Kelurahan Ciumbuleit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung. Namun di lokasi terlihat sepi karena sekolah libur setelah pembagian rapot.

Detikcom sempat bertemu salah seorang penjaga sekolah, namun ia tidak bisa menjelaskan apa yang terjadi. Meski begitu detikcom diperkenankan masuk melihal langsung ruangan kelas 1 A yang sebelumnya diposting oleh Satyowati. Hasilnya dua foto tersebut sudah tidak tertutup dan kini memampangkan dengan jelas wajah presiden dan wakilnya.

Sementara itu Sekdis Pendidikan Kota Bandung Mia Rumiasari saat dikonfirmasi memberikan jawaban tertulis yang merupakan pernyataan resmi dari Kepala Sekolah SDN 085 Ciumbuleuit Sri Sukoati.

"Tulisan saya ini untuk mengklarifikasi atas tulisan sdri Setyowati Pancasiwi tentang SDN 085 Ciumbuleuit," tulis Sri membuka klarifikasinya.

Menurut Sri foto Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sengaja ditutup dalam rangka ujian. Ia khawatir ada soal yang berhubungan dengan foto tersebut sehingga bisa membantu siswa dalam menjawab.

"Kami tdk ingin ada kecurangan dlm pelaksanaan USBN (kami sangat menjunjung nilai kejujuran), jika masih terpasang krn petugas belum sempat mencopotnya kembali," ucapnya.

Sedangkan terkait kewajiban mengenakan hijab bagi siswi kelas empat, Sri memastikan itu tidak benar. Sebab hingga kini masih banyak siswi kelas empat hingga enam yang tidak mengenakan hijab.

"Kalaupun mereka yg sdh menggunakan itu karena kesadaran mereka sbg muslimah utk menutup aurat, selain itu mereka mungkin saja mencontoh orang tua, guru" di SDN Ciumbuleuit yg kebanyakan muslimah dan menyadari kewajiban sebagai muslimah dalam menutup aurat. Jadi bukan dipaksa dengan aturan sekolah," katanya.

"Kami tidak pernah memberikan sanksi kepada siswa yg tidak berjilbab, bahkan kami tidak memaksa guru untuk menggunakan jilbab," lanjut Sri.

Di akhir klarifikasinya Sri meminta pada Setyowati untuk meralat semua postingannya tersebut dan warganet yang telah membacanya tidak ikut terpengaruh.

"Saya dan guru" lebih tahu apa yang ada di sekolah kami, sedangkan anda hanya mencuri tahu sedikit saja dengan memotret secara diam" tanpa seizin tuan rumah. Smg facebooker tdk terpengaruh dgn tulisan Setyowati. Alangkah terpujinya anda menulis hal" yg jelas kebenarannya, karena anda seorang intelek. Trm kasih," tandas Sri.



Saksikan juga video kehebohan di Pilgub Jabar, kaos ganti Presiden di Dibawa ke Panggung Debat! Netizen Protes:


(avi/avi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed