Ini Persoalan Disorot Pemkab Bandung Selama Ramadan dan Mudik

Ini Persoalan Disorot Pemkab Bandung Selama Ramadan dan Mudik

Wisma Putra - detikNews
Selasa, 15 Mei 2018 17:06 WIB
Ini Persoalan Disorot Pemkab Bandung Selama Ramadan dan Mudik
Rapat koordinasi lintas sektoral di Kabupaten Bandung. (Foto: Wisma Putra/detikcom).
Kabupaten Bandung - Pemkab Bandung bersama TNI-Polri menggelar rapat koordinasi lintas sektoral jelang ibadah Ramadan dan mudik Lebaran 2018. Rapat pejabat Pemkab Bandung, Polres Bandung, Kodim 0609 Kabupaten Bandung, ormas Islam dan stakeholder lainnya.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Mochammad Toha, Pemkab Bandung, Selasa (15/5/2018). "Rapat lintas sektoral ini digelar menghadapi Ramadan dan Idul Fitri," kata Bupati Bandung Dadang M Naser.

Ragam persoalan disorot Pemkab Bandung dalam menghadapi Ramadan dan arus mudik Lebaran. Dadang mengungkapkan jelang Ramadan pihaknya bersama tim gabungan Satgas Pangan Kabupaten Bandung memantau harga pangan di pasar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dadang mengklaim urusan pangan di Kabupaten Bandung sudah surplus, selain daging sapi dan telur. Dalam kesempatan tersebut dia menyatakan siap mengantisipasi kelangkaan gas elpiji.

"Kita akan gelar operasi pasar jika ada hal-hal yang menonjol (kenaikan harga pangan). Untuk gas, kita akan sampaikan jangan sampai ada kelangkaan di lapangan" ujarnya.

Ini Persoalan Disorot Pemkab Bandung Selama Ramadan dan MudikRapat koordinasi lintas sektoral di Kabupaten Bandung. (Foto: Wisma Putra/detikcom).
Selain itu, Dadang memastikan akses jalan di Kabupaten Bandung sudah mantap 90 persen. Soal kerusakan yang terjadi di ruas jalan provinsi, ia segera berkoordinasi dengan Dinas PU Binamarga.

"Jalan rusak di Kabupaten Bandung dimantapkan. Tapi untuk, (jalan) provinsi (akan) dikoordinasikan. Hasil rapat ini akan direkomendasikan supaya segera ada perbaikan atau dudukan dulu terhadap jalan bolong-bolong," tutur Dadang.

Dia menargetkan perbaikan jalan rusak itu selesai tujuh hari sebelum Lebaran tahun ini. "H-7 harus clear, sebelum Idul Fitri tidak boleh ada aktivitas perbaikan jalanan, karena akan mengganggu arus lalu lintas, karena H-7 sudah banyak yang mudik," ucap Dadang.

Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan mengaku sudah mempersiapkan anggotanya untuk melaksanakan pengamanan arus mudik dan arus balik.

"Ada sekitar 26 pos pengamanan dan dua pos pelayanan yang disebar di jalur mudik," kata Indra. (avi/avi)


Berita Terkait