DetikNews
Selasa 24 April 2018, 18:15 WIB

5 Anak Buah Big Bos Miras Maut Masih Berkeliaran Bebas

Dony Indra Ramadhan - detikNews
5 Anak Buah Big Bos Miras Maut Masih Berkeliaran Bebas Ilustrasi miras oplosan maut. (Ilustrator: Luthfy Syahban/detikcom)
FOKUS BERITA: Maut Miras Oplosan
Bandung - Polisi terus memburu lima orang anak buah big bos minuman keras (miras) maut Samsudin Simbolon. Kelimanya hingga kini masih berkeliaran bebas dan belum diketahui rimbanya.

"Sejauh ini secara teknis yang jelas anggota kita masih di lapangan untuk mencari lima orang ini," ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jabar, Selasa (24/4/2018).


Kelima orang buron terdiri pertama Roysan Guntur Simbolon (27) yang berperan sebagai penjual. Roysan tinggal di rumah mewah milik Samsudin yang berada di Kampung Bojongasih 03/08, Desa Cicalengka Wetan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Ciri-ciri dari Roysan, rambut lurus, badan agak gemuk, kulit cokelat, Suku Batak.

5 Anak Buah Big Bos Miras Maut Masih Berkeliaran BebasSejumlah anak buah Samsudin Simbolon, big bos miras oplosan. (Foto: Istimewa)
Kedua, Sony Simosir (23) warga Sumatera Utara, ciri-ciri rambut lurus, kulit coklat, badan kurus, dan suku Batak. Ia diketahui pernah tinggal di rumah Samsudin dan berperan meracik miras oplosan.

Ketiga, Uwa warga Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, ciri-ciri badan berisi, rambut lurus, kulit coklat, dan suku Sunda. Perannya memproduksi miras oplosan.


DPO lainnya yang keempat ialah Asep alias Emplud warga Citaman, Nagreg, Kabupaten Bandung, ciri-ciri rambut lurus, kulit Coklat, dan suku Sunda. Tugasnya menjual miras oplosan di wilayah Nagreg.

Kelima, berinisial A, yang menjadi penjual miras Samsudin. "Harapannya kepada lima orang ini, segera menyerahkan diri untuk segera kita lakukan proses mempertanggungjawabkan secara hukum," kata Truno.

Polisi sudah menyebar foto kelima orang tersangka. "Secara formil kita sudah sebar (foto) diharapkan ada yang menemukan dan segera melapor," ucap Truno.
(bbn/bbn)
FOKUS BERITA: Maut Miras Oplosan
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed