DetikNews
Kamis 19 April 2018, 21:13 WIB

Kadishub Cium Bau Politis dalam Polemik Mesin Parkir Bandung

Tri Ispranoto - detikNews
Kadishub Cium Bau Politis dalam Polemik Mesin Parkir Bandung Mesin Parkir Bandung/Foto: Tri Ispranoto
Bandung - Kadishub Kota Bandung Didi Ruswandi menilai ada muatan politis di balik polemik penggunaan mesin parkir yang menjadi sorotan saat ini.

Ungkapan itu dilontarkan oleh Didi saat wartawan melakukan wawancara via telepon untuk menanyakan pendapatan yang didapat dari mesin parkir.

"Kalau data itu (pendapatan) di Pak Nasrul (Kepala UPT Parkir). Memang belum tercapai (target). Datanya ke Pak Nasrul," katanya, Kamis (19/4/2018).

"Sebenarnya mah saya enggak melayani urusan mesin (parkir) karena politis. Ini semua diarahkan ke sana. Ini diangkat, karena sudah saya katakan untuk mesin parkir, pendapatan parkir, setelah Pilkada saja (dibahasnya)," lanjut pria berkacamata itu.



Disinggung kembali soal arti politis tersebut, Didi tidak merincinya. Hanya saja jika hal itu yang dirasakannya. "Saya serius bener. Dari jauh-jauh hari sudah disampaikan kalau itu (soal mesin parkir) akan dibidik," ucapnya.

Sementara itu terkait rencana pemanggilan oleh Komisi B DPRD Kota Bandung, Didi enggan berkomentar lebih jauh dan mempersilakan untuk melakukan hal itu.

"Enggak, saya enggak ada komentar soal itu (pemanggilan). Silakan mau dipanggil. Kita fokus pada upaya perbaikan saja. Bahwa itu belum menghasilkan sesuatu yang menggembirakan, ya itu fakta. Kita fokus perbaikan saja," ujarnya.

Sementara itu Kepala UPT Parkir Narsul saat dihubungi melalui sambungan telepon dan pesan singkat hingga Kamis sore tidak menjawab.


(avi/avi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed