Polisi Olah TKP Gudang Walet Runtuh yang Tewaskan 7 Orang

Sudirman Wamad - detikNews
Selasa, 17 Apr 2018 13:40 WIB
Polisi olah TKP di area gudang walet yang runtuh menimpa sanggar seni berisi sejumlah orang. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon - Polisi menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) runtuhnya tembok gudang walet yang menimpa sanggar seni di Cirebon. Insiden tersebut mengakibatkan tujuh orang tewas.

Sejumlah anggota Inafis Polres Cirebon bergerak ke lokasi kejadian, Selasa (17/4/2018) siang. Kapolsek Gegesik Polres Cirebon AKP Tokhari mengatakan olah TKP dilakukan guna mengungkap penyebab utama tragedi maut tersebut.

[Gambas:Video 20detik]


Mereka mencari titik-titik saat tujuh korban tewas tertimpa reruntuhan tembok. Selain itu, petugas lainnya mengidentifikasi bangunan gudang walet tersebut.

"Kita cari titik-titiknya dan identifikasi satu-satu. Selain itu, kita juga meminta keterangan dari warga yang mengevakuasi korban waktu kejadian," ucap Tokhari.



Menurut dia, dugaan saat ini penyebab utama ambruknya tembok gudang walet itu karena usia tembok yang sudah tua. Ia mengatakan pihaknya menemukan banyak keretakan pada tembok setinggi 15 meter yang tiba-tiba runtuh itu.

"Kita belum bisa memastikan penyebabnya. Namun, diduga kuat karena sudah lapuk. Kita juga temukan ada beberapa titik yang rawan ambruk lagi, kita sudah minta kepada pemiliknya untuk dirobohkan karena berbahaya," tutur Tokhari.

Polisi Olah TKP Runtuhnya Gudang Walet yang Tewaskan 7 OrangTim Inafis Polres Cirebon menggelar olah TKP di area runtuhnya gudang walet. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Sebuah sanggar seni di Cirebon ambruk tertimpa runtuhan tembok gudang walet. Kejadian tersebut menewaskan tujuh orang yang sedang berlatih di sanggar.

Peristiwa itu terjadi di Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (16/4) siang kemarin. "Totalnya 11 orang (korban). Tujuh meninggal dan empat mengalami luka-luka," kata Kapolres Cirebon AKBP Risto Samodra.

(bbn/bbn)