DetikNews
Senin 16 April 2018, 09:57 WIB

Ultimatum Wakapolri dan Teka-teki Kaburnya Big Bos Miras Maut

Baban Gandapurnama - detikNews
Ultimatum Wakapolri dan Teka-teki Kaburnya Big Bos Miras Maut Miras oplosan maut racikan big bos. (Foto: Wisma Putra/detikcom)
FOKUS BERITA: Maut Miras Oplosan
Bandung - Wakapolri Komjen Syafrudin menyoroti serius kasus miras oplosan yang merenggut banyak nyawa manusia. Dia mengultimatum jajarannya untuk membumi hanguskan miras serta menangkap penjual dan dalang pebisnisnya. Sisi lain, soal kasus puluhan orang tewas di Kabupaten Bandung, Syamsudin Simbolon selaku big bos pengoplos miras maut belum ditangkap.

"Sekali lagi saya minta ini hentikan, bukan hentikan kasusnya tapi hentikan peredarannya, pembuatannya, dengan cara dibumi hanguskan. Ini serius," tegas Syafruddin kepada wartawan di Mapolres Jaksel, Jalan Wijaya II Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu 11 April 2018.


Dia mencanangkan zero miras oplosan. Ia memberi tenggat jajaran kepolisian untuk 'melenyapkan' miras oplosan hingga akhir bulan ini. "Pokoknya bulan ini berhenti dan bulan puasa tidak boleh muncul," katanya.

Selain itu, Syafrudin memerintahkan jajarannya memberantas miras oplosan hingga ke akar-akarnya.

"Selesaikan secara tuntas. Saya perintahkan untuk membuat kasus ini berhenti. Artinya mengungkap sampai ke akarnya, sampai ke otaknya, dalangnya, pelakunya, distributor yang mempengaruhi, yang mempunyai skenario harus diungkap," tutur Syafrudin.


Kasus miras oplos di Kabupaten Bandung yang menewaskan puluhan orang itu masuk atensi Syafrudin. Meski sudah tiga orang ditetapkan tersangka, hingga hari ini polisi belum berhasil menangkap Syamsudin Simbolon, pemilik 'pabrik' miras oplosan.

[Gambas:Video 20detik]


Sang big bos masih berkeliaran bebas. Teka-teki keberadaan Syamsudin menjadi misteri lantaran belum terungkap polisi. Hampir sepekan polisi memburunya, namun hasilnya masih nihil.

"Anggota di lapangan masih melakukan pengejaran," kata Kabid Humas Polda Jabar AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko via telepon, Senin (16/4/2018).

Dia berujar tim gabungan Polda Jabar dan Polres Bandung menyebar untuk melacak jejak Syamsudin yang berstatus daftar pencarian orang (DPO).

"Secepatnya akan ditangkap," ucap Trunoyudo.
(bbn/bbn)
FOKUS BERITA: Maut Miras Oplosan
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed