detikNews
Rabu 11 April 2018, 17:34 WIB

Satgas Citarum Harum Kembali Temukan Pabik Buang Limbah Cair

Mukhlis Dinillah - detikNews
Satgas Citarum Harum Kembali Temukan Pabik Buang Limbah Cair Foto: Istimewa
Bandung - Tim Satgas Gakkum Citarum kembali menemukan sejumlah pabrik di bantaran anak sungai Citarum yang diduga membuang limbah. Tim tengah menyelidiki lebih lanjut bukti-bukti yang sudah dikumpulkan terkait aktivitas pembuangan limbah tersebut.

Dansektor 21 Citarum Harum Kolonel Yosep Sudrajat mengatakan aktivitas pembuangan limbah ini diketahui berdasarkan adanya laporan masyarakat.

Dia menuturkan tim gabungan lalu mengecek aliran sungai di samping empat pabrik yang berada di satu kawasan tepatnya Jalan Cikuya Tonggoh No 77 Desa Lagadar Kecamatan Margaasih pada Selasa (10/4/2018).

Empat pabrik tersebut antara lain PT Sam En (produksi tenun), PT Sinar Ezzer (produksi rajut), PT Selatan Jaya (produksi rajut), PT Hibrid Chemical (produksi obat2an tekstil).

"Tim sudah mengecek aliran sungai yang ada di samping pabrik itu. Diduga pabrik itu membuang limbah cair ke sungai," kata Yosep via pesan singkat, Rabu (11/4/2018).

Berdasarkan pengecekan tim di lapangan, pabrik tersebut tidak memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Sehingga, sambung dia, limbah produksi yang dihasilkan selama ini langsung dibuang ke aliran sungai di samping pabrik.

"Hasil pengecekan itu mereka melakukan kegiatan produksi dari jam 08.00 - 17.00 WIB," ujarnya.

Ia mengatakan tim lalu mengambil sampel air limbah dari aliran sungai di samping pabrik untuk dilakukan uji laboratorium. Tidak hanya itu, sambung dia, area pabrik juga terpasang garis polisi.

"Petugas pasang police line agar tidak bekerja dan rusak TKP. Kami juga mengundang pihak perusahaan untuk klarifikasi terkait temuan ini," jelas dia

Selang sehari, tim juga menemukan PT Sensai yang berada di Kampung Babakan GBI RT4 RW1 Desa Buah Batu Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung membuang limbah sekitar pukul 11.00 WIB. Temua ini berdasarkan laporan masyarakat.

"Tim sudah mengambil sampel air limbah dari lokasi dekat aliran sungai untuk diuji laboratorium," kata Yosep.
(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com