Bona, Kuli Bangunan yang Kini Ngetop Gara-gara Colek Jokowi

Bona, Kuli Bangunan yang Kini Ngetop Gara-gara Colek Jokowi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Rabu, 11 Apr 2018 08:52 WIB
Bona/Foto: Syahdan Alamsyah
Sukabumi - Ariyanto 'Bona' (19) mendadak ngetop setelah aksi colek Presiden RI Joko Widodo terekam kamera jurnalis Antara. Aksi itu dilakukan Bona dengan bertelanjang dada, celana pendek warna biru dan tanpa alas kaki.

Bona mengaku aksinya itu dilakukan spontan tanpa persiapan, begitu mendengar rombongan touring Jokowi akan lewat Bona sengaja menunggu. Saat iring-iringan melintas secepat kilat Bona pasang ancang-ancang dan lalu setengah meloncat tangan kanannya mencolek tangan kiri presiden.

"Itu spontanitas saja, karena greget pengen colek Presiden Jokowi. Saya pikir awalnya bohong pak presiden mau lewat pakai motor, begitu melihat rombongannya lewat saya spontan langsung lari dan mendekat ke motor paling depan," kata Bona di kediaman kakaknya di Kampung Nagrog, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Selasa (10/4/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Gambas:Video 20detik]




Bona saat itu bertelanjang dada karena baru selesai membantu kakaknya membangun rumah, kelelahan Bona tertidur lalu terbangun oleh keriuhan di pinggir jalan yang akan dilintasi oleh iring-iringan presiden. Jarak rumah Deni (37) kakak Bona ke pinggir jalan kurang dari 100 meter.

"Sedang tidur kebangun ada ramai-ramai di pinggir jalan, katanya Pak Jokowi mau lewat pakai motor. Saya langsung buru-buru ke depan, enggak pakai sendal dan baju karena memang sedang istirahat selesai nguli bangunan," terang Bona menjelaskan soal telanjang dada.

Aksi nekat Bona itu dilakukan karena berharapa Jokowi mau turun dan berfoto-foto dengan dirinya, meskipun tidak memiliki telepon genggam berkamera. "Teleponnya enggak punya. Tapi kalau bapak presiden mau berhenti, saya cari dulu teleponnya lalu foto-foto," tuturnya.

Dibalik aksinya yang 'menghibur' itu Bona memiliki harapan, dia ingin kembali sekolah Paket C setara SMA. Meskipun latar belakang keluarganya kurang mampu Bona memiliki semangat besar untuk menempuh pendidikan, bahkan menurutnya sampai kuliah.

"Paling tidak masuk Paket C, cuma karena biaya saya enggak melanjutkan sekolah," katanya.

Panggilan Bona disematkan oleh teman-temannya karena dirinya senang becanda. "Beuki hereuy (suka becanda), jadi dipanggil Bona. Saya sendiri enggak tahu artinya," tutup Bona.

(avi/avi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads