Banjir Bandang, Pemkot Ajak Daerah di Bandung Raya Bahas KBU

Mochamad Solehudin - detikNews
Rabu, 21 Mar 2018 18:41 WIB
Foto: Mukhlis Dinillah
Bandung - Rusaknya Kawasan Bandung Utara (KBU) diduga menjadi salah satu pemicu banjir bandang yang menerjang wilayah Cicaheum, Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Selasa (20/3/2018) kemarin. Pemkot Bandung berencana mengajak wilayah yang berbatasan dengan Kota Bandung duduk bersama menyelesaikan masalah tersebut.

Pjs Wali Kota Bandung M Solihin tidak menampik bila salah satu pemicu banjir bandang adalah rusaknya wilayah KBU. Bahkan dia menyebut lumpur yang terbawa banjir bandang berasal dari wilayah utara.

"Kejadian ini di luar prediksi kami, karena sebetulnya kan memang hujan besar tapi tidak terlalu lama. Yang kami perkirakan ini lumpur di daerah utara," kata Solihin saat ditemui di kawasan Jalan Cicaheum, Kota Bandung, Rabu (21/3/2018).

Namun masalahnya, kata dia, wilayah KBU tidak hanya masuk ke wilayah Kota Bandung. Tapi juga masu ke wilayah Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Maka itu, pihaknya berencana menginisasi pertemuan dengan Pemkot Cimahi, Pemkab Bandung, dan Pemkab Bandung Barat guna membahas penyelesaian masalah di KBU. Karena menurutnya masalah ini tidak bisa diselesaikan oleh Kota Bandung saja.

"Kita akan koordinasi dengan Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi agar penanganannya tidak parsial tapi bisa bersama-sama," ucap Solihin.

Tidak hanya itu, dia juga akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membahas masalah KBU ini. "Ini kesempatan untuk mengusulkan perbaikan kebijakan-kebijakan dalam Musrembang Provinsi. Kita akan bahas sama-sama karena kepentingan bukan untuk (Kota Bandung) saja," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Pakar Hidrologi dan Lingkungan Unpad Chay Asda mengatakan, banjir bandang yang terjadi ini sudah diprediksi sejak 10 tahun terakhir. Apalagi alih fungsi lahan masif terjadi di KBU dalam beberapa tahun terakhir.

"Ini refleksi dari kekhawatiran kita 10 tahun lalu. KBU tidak ditangani dengan serius mulai ujung barat di Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung dan Sumedang," ucapnya. (ern/ern)