DetikNews
Jumat 16 Maret 2018, 11:23 WIB

Cerita Perajin Soal 'Pena Ajaib' Buatan Cipacing

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Cerita Perajin Soal Pena Ajaib Buatan Cipacing Perajin di Kampung Cipacing/Foto: Dony Indra Ramadhan
Sumedang - Selain membuat senjata api (senpi) rakitan secara ilegal, oknum warga Cipacing juga membuat senjata pena alias pen gun. Empat oknum yang beberapa hari lalu ditangkap Polda Jabar, menyebut pen gun ini 'pena ajaib'.

Bagi warga Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, senjata berbentuk pena ini tak asing. Sekitar tahun 2013 - 2014, 'pena ajaib' memang 'ramai' dibuat oknum-oknum di Cipacing.

"Dulu memang pernah ada yang membuat, sekarang sudah jarang malah enggak ada," ucap Idih Sunaedi (76) tokoh pengrajin senapan angin Cipacing saat berbincang dengan detikcom di kediamannya di Jalan Cikeruh, Sumedang, Kamis (15/3/2018).

Idih mengungkapkan pembuatan 'pena ajaib' biasanya sesuai pesanan. Warga atau 'oknum' biasanya enggan membuat apabila tidak ada pesanan khusus. Keuntungan pun, lebih besar apabila membuat dan menjual 'pena ajaib'.

"Kalau yang pena, modalnya lebih murah dibanding senapan angin atau senjata api. Tapi dijualnya jutaan (rupiah). Biasanya itu ada yang memesan," kata dia.

Pembuatan 'pena ajaib' belakangan meredup seiring tidak adanya lagi pesanan yang muncul. Idih pun sempat kaget saat mengetahui ditemukan 'pena ajaib' dari empat oknum yang membuat senpi ilegal.

"Saya juga heran, kenapa ada lagi," kata Idih.

Idih memastikan bahwa industri rumahan di Cipacing tidak sengaja membuat 'pena ajaib'. Mungkin, sambung Idih, ada beberapa oknum yang sengaja membuat jenis tersebut.

"Kita di sini hanya senapan angin. Tidak yang macem-macem," Tegas Idih.
(avi/avi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed