Pilwalkot Bandung 2018

Soal Sampah, Cawawalkot Aries: Denda Saja Tidak Cukup

Tri Ispranoto - detikNews
Kamis, 15 Mar 2018 17:51 WIB
Foto: Istimewa
Bandung - Untuk menekan produksi sampah , Calon Wakil Wali Kota Bandung Aries Supriatna berjanji apabila terpilih akan menfasilitasi teknologi ramah lingkungan dan memberikan pelatihan bagi warga. Menurutnya denda saja tidak cukup.

"Jangka panjang, pengelolaan sampah harus melibatkan dan memberdayakan warga mulai dari lingkungan terkecil keluarganya," ujarnya dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (15/3/2018).

Menurutnya pemberlakuan denda saja tidak cukup. "Yang terpenting kita terus edukasi warga supaya tumbuh budaya baru untuk mengelola sampah sendiri dan sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan," ujar Aries yang mendampingi Yosie Irianto.

Aries mengatakan setiap keluarga di Kota Bandung harus teredukasi mengenai kebersihan lingkungan. Salah satunya dengan cara bagaimana mengelola dan memilah sampah di lingkungan keluarga.

Pengelolaan sampah, kata Aries, memiliki arti yang luas mulai dari pengumpulan, pemilihan, proses, daur ulang hingga membuang sampah yang tidak bisa didaur ulang. Jika itu dilakukan maka berdampak pada meningkatnya kesehatan, kebersihan dan estetika lingkungan.

"Nanti sampah seperti plastik kan bisa dijual karena memiliki nilai ekonomis. Kemudian uangnya bisa digunakan untuk keperluan kas RT/RW. Konsep ini berhasil dan sudah banyak diterapkan di beberapa daerah," kata calon nomor urut dua itu.

Sedangkan sampah organik bisa dimanfaatkan dan didaur ulang menjadi biogas dan pupuk kompos yang juga memiliki nilai ekonomis tinggi. Sampah plastik juga bisa didaur ulang menjadi biji plastik.

"Kalau masyarakat ikut mengelola sampah dan memanfaatkannya, saya yakin produksi sampah yang dibuang ke TPA akan menurun signifikan. Dengan begitu kita ikut membantu pemerintah," katanya.

Selain itu Aries menilai perlu kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan harus menjadi budaya dan kebiasaan. Ia berharap tidak ada lagi warga yang membuang sampah sembarangan apalagi ke sungai.

"Denda (bagi pembuang sampah) saja tidak cukup. Yang terpenting kita terus edukasi warga supaya tumbuh budaya baru untuk mengelola sampah sendiri dan sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan," ujar Aries. (ern/ern)