DetikNews
Rabu 14 Maret 2018, 13:48 WIB

Teka-Teki Mahasiswa Telkom Bertemu 'Saudara' Sebelum Dibunuh

Wisma Putra - detikNews
Teka-Teki Mahasiswa Telkom Bertemu Saudara Sebelum Dibunuh Alexander Sihombing (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Kabupaten Bandung - Polisi mengantongi informasi terbaru berkaitan kasus pembunuhan mahasiswa Telkom University (Tel-U), Alexander Sihombing (22) alias Ale. Penyelidik mengumpulkan keterangan saksi dan merekonstruksi kejadian sebelum Ale tewas ditusuk orang misterius.

"Dugaan sementara banyak kemungkinan. Kalau kata temannya mau bertemu sama keluarganya di (daerah) Hotel Horison Kota Bandung," kata Kasatreskrim Polres Bandung AKP Firman Taufik di Mapolres Bandung, Jalan Bhayangkara, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/3/2018).


Pascakejadian, polisi mendapatkan informasi bahwa Ale diduga menjadi korban kejahatan saat transaksi penjualan ponsel dengan metode cash on delivery (COD) atau bertemu langsung dengan pembeli. Sebab dari sejumlah barang bukti yang diamankan polisi, satu unit ponsel milik Ale tidak ditemukan.

Menurut Firman, keterangan saksi menyebutkan bahwa Alex sempat berpamitan dan meminjam motor milik temannya. Ale mengaku akan bertemu dengan saudaranya di seputaran Hotel Horison Kota Bandung.

"Sudah konfirmasi kepada keluarganya, ada memang saudaranya di Bandung, tapi bukan di (daerah) Hotel Horison," ucap Firman.


Berdasarkan informasi saksi, Firman berujar, Ale berangkat tempat indekosnya, Sabtu (10/3), sekitar pukul 24.00 WIB.

Polisi belum dapat memastikan siapa sosok 'saudara' itu. Selain itu, polisi menolak berspekulasi apakah Ale dibunuh selagi mau berangkat atau perjalanan pulang.

Namun faktanya, jasad korban ditemukan warga di Jalan Radio, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten, Jawa Barat, Minggu (11/3), sekitar pukul 00.40 WIB. Di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sepeda motor milik teman Ale dan sebuah dompet.

"Entah dia (korban) mau berangkat atau sudah berangkat, kita belum mengetahui. Masih dalam penyelidikan. Kami belum tahu apakah dia akan melakukan pertemuan di situ (TKP) atau dimana, kami terus mendalami (informasinya)," tutur Firman.

Meski mengaku belum mengantongi identitas pelaku, Firman menegaskan personelnya sudah menyebar untuk melacak pelaku. "Kita sudah periksa saksi-saksi lain, baik dari rekan, keluarga dan orang dekat dengan Alexander. Kita masih mendalami semua, bagaimana motif yang sebenarnya," ujar Firman.


(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed