detikNews
Rabu 07 Maret 2018, 17:58 WIB

Kampanye di Medsos, Cawawalkot Aries Bikin Parodi Film Dilan

Tri Ispranoto - detikNews
Kampanye di Medsos, Cawawalkot Aries Bikin Parodi Film Dilan Foto: tangkapan layar instagram
Bandung - Virus Dilan 1990 rupanya menular pada Calon Wakil Wali Kota (Cawawalkot) Bandung Aries Supriatna. Melalui akun instagramnya @ariessoepriyatna ia membuat parodi cuplikan film Dilan dengan gayanya sendiri.

Pada awalnya video yang diberi caption 'Sanes ieu mah Aries' yang diunggah pada lima hari lalu itu menampilkan cuplikan film Dilan yang menaiki motor tuanya sepulang sekolah.

Beberapa detik kemudian terdengar suara menyapa 'Dilan' dari seorang wanita. Dilan yang sedang naik motor itu berhenti mendengar suara tersebut. Namun bukannya Iqbal 'CJR' seperti dalam film Dilan aslinya, pengendara motor tersebut rupanya Aries.

"Sanes ieu mah Aries. Mangga," ujar Aries dalam video yang langsung melaju kembali dengan motornya.

Dikonfirmasi soal hal tersebut, Aries mengaku video dibuat pada Februari lalu. Ia sengaja membuat video parodi berdurasi 30 detik tersebut untuk memperkenalkan diri pada generasi milenial yang kini tengah menggandrungi film Dilan.

"Jadi ini salah satu cara bagaimana nge-grab kalangan muda atau milenial. Ya salah satunya dengan bikin parodi Dilan itu," ucap Aries saat berbincang dengan detikcom melalui sambungan telepon, Rabu (7/3/2018).

Ia berharap melalui cara tersebut generasi milenial bukan hanya terhibur tapi bisa lebih mengenal dirinya sebagai Cawawalkot Bandung yang mendampingi Cawalkot Bandung Yossi Irianto.

"Jangan jadi Wakil Wali Kota Bandung. Ini berat. Kau tak akan kuat. Biar aku saja," seloroh politisi PDIP ini mengakhiri perbincangan.

Serius Garap Pemilih Milenial

Sementara itu melalui rilis yang diterima detikcom pada Rabu (7/3/2018) sore, Cawawalkot Aries akan serius menggarap pemilih milenial melalui cara dan strategi kampanye kreatif. Salah satunya melalui media sosial (medsos)

Untuk 'masuk' pada generasi milenial diakui Aries gampang-gampang susah. Sehingga ia perlu menyesuaikan sejumlah hal agar dilirik oleh pemilih yang berasal dari generasi milenial.

"Salah satunya kita dekatkan melalui medsos. Kita garap serius medsos ini karena komunikasi yang paling jitu dan relevan dengan generasi milenial adalah medsos," katanya.

Meski begitu Aries memastikan dalam penggunaan medsos ia tidak hanya menyajikan konten-konten bersifat hiburan. Namun tetap ada sisi edukasi dan kampanye politik yang selalu ia coba sampaikan.

"Bagi kita generasi milenial bukan hanya urusan suara. Tapi bagaimana mengedukasi mereka untuk paham politik dan visi misi yang kita buat. Karena generasi milenial ini ke depan jika kita menang akan dilibatkan dalam membangun ekonomi kreatif di Kota Bandung," tandas Aries.
(avi/avi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com